Breaking News:

Bangun Ekosistem Digital, UMKM Diharap Mampu Bertahan di Masa Pandemi

Pemerintah mendorong digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Produk unggulan UMKM Kabupaten Lebak 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah mendorong digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Upaya digitalisasi itu dinilai mampu untuk menyelamatkan UMKM di tengah masa pandemi Covid-19.

Data Bank Indonesia menunjukkan bahwa 87,5% UMKM terdampak pandemi Covid-19.

Sekitar 93,2% berdampak negatif di sisi penjualan (Maret 2021). Sektor UMKM yang terdampak, di antaranya usaha makanan dan minuman.

Baca juga: Provinsi Banten Masuk 5 Besar Pengguna QRIS, BI Banten Sebut Mayoritas Berasal dari UMKM

Seperti dilansir dari Tribunnews.com (Group TribunBanten.com), Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan melalui digitalisasi, para pelaku UMKM dapat menjangkau konsumen melalui online marketplace.

Selain dapat memperluas akses kepada konsumen, digitalisasi juga mempermudah akses pembiayaan.

John W.H. Denton AO, ICC Secretary General, ICC Headquarter mengatakan ekonomi Indonesia dibangun di atas 64 juta UKM di mana di dalamnya termasuk jutaan industri rumah dan wiraswasta mikro.

Indonesia mempromosikan kerjasama investasi dengan UKM agar terjadi keberuntungan bersama dalam rantai pasokan yang kuat, dengan implementasi beberapa strategi terutama melalui investasi dalam profil bisnis, promosi dan advokasi.

Oleh karena itu, UKM membutuhkan dukungan ekosistem untuk menjadi tulang punggung inovasi Indonesia di masa depan.

"Selama dua dekade terakhir, ekonomi Indonesia telah berkembang menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dan merupakan salah satu pasar terpenting untuk teknologi dan inovasi digital," kata dia, dalam keterangannya, pada Selasa (26/10/2021).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved