Breaking News:

Truk Tronton Terguling di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Saksi Dengar Suara Dentuman

Hendrik, saksi mata, menceritakan detik-detik insiden truk bermuatan pasir terguling di Jalan Raya Serang-Pandeglang.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Truk terguling di Jalan Raya Serang-Pandeglang, tepatnya di Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang petang ini, Rabu (27/10/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Hendrik, saksi mata, menceritakan detik-detik insiden truk bermuatan pasir terguling di Jalan Raya Serang-Pandeglang.

Lokasi kejadian berada di wilayah Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, pada Rabu (27/10/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.

Pada saat kejadian itu, Hendrik mengaku mendengar suara kencang di jalan.

"Saya kaget pas mendengar suara drakkk dan. Pada saat melihat ada truk sudah terguling," kata dia, ditemui di lokasi kejadian, pada Rabu (27/10/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS - Truk Tronton Terguling di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Lalu Lintas Macet Parah

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com di lokasi, tampak truk berwarna hijau terguling di jembatan yang sedang dalam perbaikan.

Jembatan itu sedang dalam perbaikan karena kondisi sudah berlubang.

Tampak, truk berada di posisi miring ke kiri sehingga menumpahkan muatan pasir yang dibawanya hingga menutupi sebagian jalan.

Hingga akhirnya, mengakibatkan kemacetan lalu lintas sekitar 2 kilometer.

Jalan tampak licin akibat turun hujan, sehingga pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas.

"Pada saat mengendarai mobil, posisi mobil kurang ke kiri makannya dia terperosok ke dalam lubang dan terguling," katanya.

Baca juga: Diduga Hilang Kendali, Truk Tangki Air Tabrak Warung Makan di Cilegon, Satu Orang Meninggal Dunia

Sejauh ini, menurut Hendrik tidak ada korban jiwa. Sopir berada dalam kondisi selamat setelah mendapatkan pertolongan dari warga sekitar.

Setelah kejadian itu, warga sekitar segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat.

"Sudah lapor, tetapi memang belum mulai dievakusi," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved