Breaking News:

Seluruh Wilayah Banten Berpotensi Alami Bencana Hidrometeorologi, Masyarakat Diminta Waspada

Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini prakiraan cuaca di wilayah Provinsi Banten.

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Tim BPBD Kabupaten Lebak bersama lintas instansi terkait membawa perahu karet dalam upaya penanganan banjir yang melanda wilayah Kecamatwn Rangkasbitung, Lebak, Banten, Senin (1/11). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini prakiraan cuaca di wilayah Provinsi Banten.

Dalam keterangan yang diterima TribunBanten.com, BMKG telah menetapkan wilayah Provinsi Banten dalam level ‘siaga’ dari potensi ancaman bencana hidrometeorologi yang dapat dipicu faktor cuaca.

Hingga Selasa (2/11/2021) ini, cuaca di wilayah Banten meliputi delapan kota/kabupaten berpotensi akan turun hujan deras yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Delapan kabupaten/kota itu meliputi Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Banjir di Rangkasbitung Lebak Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada Cuaca Ekstrem

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan untuk
mengantisipasi adanya dampak tersebut, BPBD Provinsi Banten telah meneruskan informasi peringatan dini.

Informasi peringatan dini itu sudah disampaikan kepada seluruh BPBD di Provinsi Banten untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mengambil langkah-langkah upaya mitigasi.

"Di samping itu, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi adanya potensi bencana hidrometeorologi," kata dia, dalam keterangannya.

Sebelumnya pada Senin (1/11/2021) kemarin pukul 05.00 WIB, hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Lebak, Banten memicu terjadi banjir setinggi 50-100 sentimeter.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Selasa 2 November 2021: Waspada di Beberapa Wilayah Ini

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat banjir tersebut merendam sedikitnya 26 unit rumah yang ditinggali 26 KK di Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung. Selain itu satu gedung sekolah juga terdampak.

BPBD Kabupaten Lebak melaporkan tidak ada jatuhnya korban jiwa atas peristiwa tersebut, akan tetapi seorang warga sempat hanyut terseret arus banjir namun berhasil diselamatkan.

Sementara itu ada dua warga yang mengalami kehilangan kesadaran atau pingsan akibat syok.

Dalam rangka percepatan penanganan banjir, BPBD Kabupaten Lebak telah berkoordinasi dengan lintas instansi untuk kaji cepat.

Menurut laporan hingga pukul 20.30 WIB, banjir telah berangsur-angsur surut di beberapa titik.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved