Breaking News:

Liga 2 2021

Fakta Baru Kasus Pengaturan Skor Perserang, Seorang Mantan Pemain Diiming-Imingi Uang Rp 150 Juta

Kasus dugaan pengaturan skor alias match fixing yang dilakukan mantan pemain Perserang akhirnya diproses oleh Komdis PSSI.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A

TRIBUNBANTEN.COM - Kasus dugaan pengaturan skor alias match fixing yang dilakukan mantan pemain Perserang akhirnya diproses oleh Komdis PSSI.

Sebanyak 14 orang diperiksa selama dua hari mulai Senin (1/11/2021) hingga Selasa (2/11/2021).

Hasilnya, Komdis PSSI menyatakan lima mantan pemain Perserang yang sudah dipecat terbukti bersekongkol melakukan kecurangan pengaturan skor dalam bertanding di babak penyisihan grup Liga 2 2021 yang tengah bergulir.

Dalam siaran pers yang diterima TribunBanten.com, kelima mantan pemain Perserang dijatuhi hukuman bervariasi, namun, hukuman terberat diberikan kepada Eka Dwi Susanto.

Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing mengatakan dalam pemeriksaan, pihaknya memanggil manajer Perserang, pelatih dan asisten pelatih, serta 11 pemain.

Dari semua yang diapnggil, hanya lima pemain yang terbukti bersepakat untuk melakukan kecurangan.

"Keputusan yang kami ambil, memberi hukuman kepada yang terlibat dalam percobaan match fixing. Setelah kami periksa ternyata memang ada pemain kita yang tidak beritikad baik dan bersekongkol, dan berhubungan dengan pihak luar," ujar Erwin.

Ia membeberkan, pengaturan skor yang dimaksud adalah para mantan pemain Perserang ini diminta oleh oknum tertentu untuk kalah di babak pertama.

Bahkan, seorang mantan pemain Perserang yakni Eka Dwi Susanto diiming-imingi uang Rp 150 juta untuk melakukan kecurangan pengatran skor.

Baca juga: Kantongi Bukti, PSSI Panggil Manajemen Perserang Soal Dugaan Kasus Pengaturan Skor

"Yang disebut pengaturan skor dari pihak lain adalah bagaimana pemain Perserang kalah di babak pertama. Itu tawarannya, dengan iming-iming Rp150 juta. Yang dihubungi salah satu pemain Perserang Eka Dwi Susanto," ucap Erwin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved