Breaking News:

APBD Perubahan Pemkot Serang Ditolak Pemprov Banten, DPRD Sebut TAPD Tidak Serius

Ketua fraksi Golkar DPRD Kota Serang, Muji Rohman menangapi terkait penolakan Pemprov Banten atas APBD Perubahan tahun anggaran 2022.

Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Mildaniati
ruang sidang paripurna DPRD Kota Serang usai rapat paripurna terkait pandangan fraksi fraksi DPRD atas raperda APBD tahun anggaran 2022, Jumat (4/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Ketua fraksi Golkar DPRD Kota Serang, Muji Rohman menangapi terkait penolakan Pemprov Banten atas APBD Perubahan tahun anggaran 2022.

Muji Rohman memberikan masukan agar pemkot Serang harus taat peraturan undang-undang.

"Setidaknya kita harus pegang dokumennya, hawatir keteledoran," ujarnya saat ditemui usai rapat paripurna di DPRD Kota Serang, Kamis (4/11/2021).

Menurutnya, APBD perubahan usulan pemkot Serang yang ditolak oleh Provinsi Banten akan merugikan masyarakat Kota Serang.

"Untuk pembelian obat, bayar BPJS orang miskin, gas oksigen darimana uangnya? karena tidak bisa dianggarkan, Jamkesmas untuk masyarakat kurang mampu, kalau itu ditolak gimana, kami di DPRD gak bisa hiring," ungkapnya.

Baca juga: Perubahan APBD 2021, Pendapatan Daerah Kota Serang Diproyeksikan Rp 1,4 Triliun

Ia memperingatkan agar Pemkot Serang tidak main-main dalam melakukan perancangan APBD perubahan.

Muji juga menganggap ditolakna dokumen Raperda APBD Perubahan dari Pemkot Serang ini merupakan bentuk ketidakseirusan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Menanggapi hal tersebu, Wali Kota Serang, Syafrudin menjelaskan jika dokumen sudah diserahkan dan dibahas oleh TAPD dan badan anggaran (banggar).

Terkait tanggapan fraksi DPRD, dia apresiasi bahwa hal tersebut sebagai bentuk dukungan dan koreksi.

Baca juga: Target Pendapatan di APBD 2021 Kabupaten Serang Naik 15,04 Persen

"Garis besarnya apresiasi dan dukung serta ada hal yang dikoreksi, saya rasa itu wajar," paparnya.

"Ada yang diperbaiki kami buru-buru ke sini, dokumennya sudah ada sedang di fotocopy, hal kecil tapi ini harus jadi perhatian," terangnya. 

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved