Breaking News:

Liga 2

Eks Pemain Ditelepon Mr X Diimingi Uang Rp 150 Juta, Ini Kronologi Pengaturan Skor di Perserang

Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing, mengungkap kronologi kasus dugaan pengaturan skor yang melibatkan lima pemain Perserang.

Editor: Glery Lazuardi
Instagram/perserang.official
Logo Perserang 

TRIBUNBANTEN.COM - Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing, mengungkap kronologi kasus dugaan pengaturan skor yang melibatkan lima pemain Perserang.

Seperti dilansir dari Bolasport.com (Group TribunBanten.com), Erwin mengungkapkan pemain Perserang Serang bernama Eka Dwi Susanto mengaku diminta untuk mengatur skor dengan janji uang sebesar 150 juta rupiah.

Hal itu terungkap setelah pihak Komdis PSSI meminta keterangan yang berasangkutan.

Sejauh ini, pihak Komdis PSSI sudah meminta keterangan 14 orang dari pihak Perserang.

"Pada saat kami memeriksa dan diakui oleh pemain, yang disebut pengaturan skor dari permintaan pihak lain," kata Erwin Tobing.

Baca juga: Lolos dari Kasus Pengaturan Skor, Kenapa Perserang Pecat Putut Wijanarko? PSSI Beberkan Fakta Ini

Eka Dwi Susanto dihubungi seseorang yang menggunakan private number.

Seseorang yang sampai saat belum diketahui identitasnya meminta Eka Dwi Susanto merencanakan pengaturan skor saat Perserang Serang menghadapi RANS Cilegon FC dan Persekat Tegal di Grup B Liga 2.

"Perserang Serang kalah 0-2 di babak pertama, dengan iming-iming 150 juta rupiah, yang dihubungi adalah salah seorang pemain Perserang, yaitu Eka Dwi Susanto," ujarnya.

Namun, kata dia, sampai saat ini belum diketahui siapa yang menelepon pemain Perserang Serang itu.

"Sampai sekarang belum bisa ditemukan siapa yang menghubungi itu, dia ditelpon mr X by privat number, kami desak, tetap tidak tahu namanya, nomornya, apakah bisa Perserang melawan RANS Cilegon bisa kalah 0-2 di babak pertama."

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved