Breaking News:

Virus Corona

Waspada Lonjakan Covid-19, Kasus Positif Naik di 43 Kota/Kabupaten

Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, meminta seluruh pihak berhati-hati mewaspadai lonjakan kasus  Covid-19.

Editor: Glery Lazuardi
freepik
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNBANTEN.COM - Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, meminta seluruh pihak berhati-hati mewaspadai lonjakan kasus  Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Waspada lonjakan kasus Covid-19 karena sejumlah negara di Eropa mengalami kenaikan kasus virus corona akibat lalainya masyarakat.

“Dalam Ratas (rapat terbatas) yang dipimpin Presiden siang ini, beliau menyampaikan bahwa kita harus betul berhati-hati dan belajar dari pengalaman negara-negara di Eropa yang mengalami lonjakan kasus harian cukup besar akibat lalainya masyarakat menerapkan protokol kesehatan,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers daring, Senin (8/11/2021).

Baca juga: Suntikan Vaksin Covid-19 di Indonesia Sudah Lebih dari 200 Juta Dosis, Masuk 5 Negara Terbanyak

Menurut dia, terjadi tren kenaikan kasus Covid-19 di Jawa-Bali dalam 7 hari terakhir. Kenaikan kasus terjadi di 43 dari 128 kabupaten/kota di Jawa-Bali atau 33,6 persen daerah.

Merespons hal tersebut, pemerintah bakal mengumpulkan pemerintah daerah di 43 kabupaten/kota itu untuk segera mengidentifikasi dan melakukan intervensi demi menahan tren kenaikan.

Bersamaan dengan itu, kata Luhut, terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi akibat relaksasi PPKM.

Peningkatan ini harus diwaspadai, karena masih ada 34 persen kabupaten/kota di Jawa-Bali yang mobilitasnya cukup tinggi namun tingkat vaksinasinya belum mencapai target,” ucap Luhut.

Seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, lanjut Luhut, ditemukan berbagai pelanggaran protokol kesehatan di tempat wisata di sejumlah kota.

Baca juga: TERKINI Update Kasus Covid-19 di Banten, Kota & Kabupaten Tangerang Masuk PPKM Level 1

Di Bali misalnya, beach club dan bar beroperasi tanpa pembatasan kapasitas, tidak ada physical distancing, tidak ada screening melalui PeduliLindungi, dan tidak ada penekanan dari pihak pengelola untuk menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas.

Sementara di Bandung, beberapa bar dan klub malam masih beroperasi di luar ketentuan di antaranya melebihi batas aturan jam operasional, batas kapasitas maksimum, dan mengabaikan ketentuan screening Peduli Lindungi.

Luhut mengatakan, disiplin protokol kesehatan seharusnya tetap diterapkan beriringan dengan relaksasi PPKM di berbagai sektor. Hal ini demi mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

“Saya tentunya tidak bosan mengajak agar kita semua terus memanjatkan doa sekaligus berupaya untuk tidak lengah dalam penerapan protokol kesehatan,” kata Luhut.

Tulisan ini sudah tayang di kompas.com berjudul
Jokowi Minta Masyarakat Hati-hati, Covid-19 Naik di 43 Kabupaten/Kota

https://nasional.kompas.com/read/2021/11/08/16310921/jokowi-minta-masyarakat-hati-hati-covid-19-naik-di-43-kabupaten-kota

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved