Breaking News:

Nota Pembelaan Belum Siap, Sidang Kasus Korupsi Masker Covid-19 di Banten Ditunda

Ketua Majelis Hakim, Slamet Widodo, menunda sidang kasus tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Ketua Majelis Hakim, Slamet Widodo, menunda sidang kasus tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Ketua Majelis Hakim, Slamet Widodo, menunda sidang kasus tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Semula, sidang dijadwalkan digelar di Ruang Sidang Sari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Serang pada Selasa (9/11/2021).

Namun, sidang beragenda pembacaan nota pembelaan atau pledoi itu terpaksa ditunda, karena
kuasa hukum terdakwa belum menyiapkan nota pembelaan.

Para terdakwa, yaitu Lia Susanti, pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Wahyudin Firdaus, Direktur PT Right Asia Medika, dan Agus Suryadinata.

Baca juga: Rugikan Negara, Pihak Swasta Terdakwa Kasus Korupsi Masker Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp 1,38 M

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com saat berada di ruang sidang, tampak ketiga terdakwa menghadiri sidang melalui layar monitor yang tersambung dengan Rutan Pandeglang.

Namun saat Hakim menanyakan kepada terdakwa dan juga kuasa hukum mengenai nota pembelaan.

Para kuasa hukum serentak menjawab belum menyiapkan nota pembelaan tersebut.

Sehingga hakim kemudian memutuskan untuk menunda persidangan.

"Untuk persidangan kali ini ditunda, karena saat ini para kuasa hukum terdakwa semuanya belum menyiapkan pembelaan," ujar Hakim saat sidang berlangsung, Selasa (9/11/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved