Breaking News:

Gubernur Banten Sarankan Seluruh SMA dan SMK Gelar PTM Terbatas

Gubernur Banten Wahidin Halim menyarankan agar metode pembelajaran tatap muka untuk tingkat SMA dan SMK di daerah berstatus PPKM Level 1

Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Gubernur-Wakil Gubernur Banten, Wahidin Halim dan Andika Hazrumy 

TRIBUNBANTEN.COM - Gubernur Banten Wahidin Halim menyarankan agar metode pembelajaran tatap muka untuk tingkat SMA dan SMK di daerah berstatus PPKM Level 1 dapat diterapkan 100 persen.

Untuk di wilayah Banten, terdapat dua kota/kabupaten yang menerapkan PPKM Level 1. Yaitu, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

"Kemarin kita sudah bahas dengan dinas pendidikan. Saya sarankan (PTM) 100 persen," kata Gubernur Banten Wahidin Halim kepada wartawan di Kota Serang, Rabu (10/11/2021).
Wahidin mengklaim sejak diterapkan PTM pada 6 September 2021 lalu, hingga saat ini tidak ada kasus Covid-19 dari klaster sekolah.

"Dari pelaksanaan 50 persen berjalan lancar tidak ada masalah, tidak ada kasus (Covid-19)," ujar Wahidin.

Baca juga: PPKM Turun ke Level I, Seribu Lebih SD di Kabupaten Serang Jalani PTM dengan Prokes Ketat

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten Tabrani mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu aturan baru terkait jumlah murid selama PTM di sekolah.

"Kuotanya masih tetap 50 persen sampai ada kebijakan baru setelah kita lakukan evaluasi dari tahapan PTM yang sedang berjalan," kata Tabrani.

Namun, Tabrani mengharapkan pada awal tahun 2022, jumlah kuota siswa PTM bisa ditingkatkan hingga 100 persen.

Saat ini, pihaknya terus mempercepat capaian vaksinasi kepada siswa SMA dan SMK.

Hingga 10 November 2021, sudah tercatat sebanyak 72 persen atau 327.132 siswa se-Provinsi Banten sudah divaksinasi dosis pertama dan kedua.

"Mudah-mudahan awal tahun 2022 bisa bertambah. Tapi kita sangat bergantung pada Satgas Covid-19," ujar Tabrani.

Berdasarkan hasil evaluasi, pemberlakukan PTM sebesar 50 persen membuat guru lebih ekstra memberikan materi pembelajaran.

"Dengan metode 50 persen siswa belajar di sekolah dan 50 persen di rumah guru lebih ekstra. Selain luring, ada juga daring," tandas Tabrani.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gubernur Banten Ingin PTM untuk SMA dan SMK Digelar 100 Persen"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved