Breaking News:

Hari Pahlawan, Cerita Veteran Pejuang asal Tangsel Ikut Perang Bersama Jenderal Soedirman

Nur Hasan (96), veteran pejuang kemerdekaan Indonesia asal Tangerang Selatan, merayakan Hari Pahlawan 10 November.

Editor: Glery Lazuardi
SURYA/SUGIHARTO
Teatrikal pertempuran 10 November dipentaskan di depan Gedung Grahadi Surabaya, Sabtu (9/11/2019). 

TRIBUNBANTEN.COM - Nur Hasan (96), veteran pejuang kemerdekaan Indonesia asal Tangerang Selatan, merayakan Hari Pahlawan 10 November.

Nur Hasan tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan bermarkas di Jalan H Usman, Ciputat, Tangerang Selatan.

Pada usia senja, dia masih tetap semangat mengisi kemerdekaan. Ada sejumlah peristiwa yang masih diingat oleh Nur Hasan.

Dia memulai karier menjadi anggota Badan Keamanan Rakyat, lalu meningkat menjadi Tentara Keamanan Rakyat, dan meneruskan ke Tentara Republik Indonesia.

"Saya masuk prajurit 2," ujarnya, kepada TribunJakarta.com (Group TribunBanten.com), pada Rabu (10/11/2021).

Baca juga: Peringatan Hari Pahlawan, Kejati Banten Tanam Mangrove di Pesisir Pantai Banten untuk Cegah Abrasi

Raut wajah yang mengeriput, tak bisa menghapuskan sejumlah kenangan saat dirinya berjuang melawan bangsa asing yang menjajah tanah air tercinta.

Sejumlah perpindahan lokasi dilakukannya bersama pejuang lainnya tatkala harus membebaskan Indonesia dari para tangan penjajah.

"Resimen Infantri Batalyon 3, saya menjadi prajurit Siliwangi Bogor. Tanggal 22 Agustus 1945 saya ada di Bogor, tanggal 30 Agustus di Parung Panjang," katanya.

Dari banyak pertempuran di wilayah Indonesia, dirinya paling terkesan dengan dua peperangan yang dilakoninya untuk Kemerdekaan RI.

Pengalaman berperang yang masih terekam jelas oleh memorinya yakni di wilayah Surabaya, dan Yogyakarta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved