Breaking News:

Suka Duka Menjadi Guru di Tengah Pandemi Covid-19: Banyak Siswa yang Absen

Kiwa (45), menceritakan pengalaman mengajar di masa pandemi Covid-19. Giwa merupakan Guru Bidang Matematika SMP PGRI 1 Ciputat

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Konsumsi media online yang meningkat setiap tahun, membuat konten atau pemberitaan online semakin diminati. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kiwa (45), menceritakan pengalaman mengajar di masa pandemi Covid-19.

Giwa merupakan Guru Bidang Matematika SMP PGRI 1 Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Selama berlangsungnya proses KBM secara daring banyak pelajar yang dengan sengaja absen dalam kegiatan tersebut. 

"Banyak hal yang berubah tentu saja. Pada saat pandemi saya sebagai guru terutama memang agak sedikit kesulitan untuk menghadirkan siswa dalam kelas daring," katanya kepada Wartakotalive.com (Group TribunBanten.com), saat ditemui di bilangan Serpong, Kota Tangsel, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Dhuar! Tabung Gas 3 kg Meledak, Sebuah Rumah di Tangerang Selatan Ludes Terbakar

Kiwa menuturkan banyaknya pelajar yang absen dalam kegiatan pembelajaran daring membuat pemahaman materi yang tak tersampaikan. 

Bahkan, kata ia tak jarang para pelajar tak dapat menjawab soal yang diberikan saat berlangsungnya ujian. 

"Artinya gini partisipasi siswa sangat sedikit yang mengikuti pembelajaran daring pada saat pandemi. Itu mengakibatkan banyak siswa yang mengalami loss learning atau tidak belajar sama sekali," ungkapnya. 

Tak selamanya kegiatan pembelajaran daring berdampak negatif, justru berbanding terbalik bagi sang guru. 

Sebab sang guru lebih dapat mengembangkan ilmu yang diterapkan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam kegiatan pembelajaran daring. 

"Tapi ada manfaatnya, guru termasuk saya bisa memanfaatkan adaptasi teknologi pembelajaran yang sekarang ada," ungkapnya. 

Baca juga: Kabar Baik, Tangerang Selatan Catat Nol Kasus Kematian Akibat Covid-19 Selama Oktober 2021

Berjalannya waktu, Pemerintah Kota Tangsel mulai mengizinkan keberlangsungan PTM secara terbatas. 

Dirinya pun mengaku sangat berantusias saat diizinkan ya kembali KBM secara terbatas tersebut. 

"Setelah PTMT ini alhamdulillah kami para guru sangat berbahagia karena bertemu langsung dengan anak dan menyampaikan materi secara langsung kepada anak," pungkasnya.

Tulisan ini sudah tayang di tangerang.tribunnews.com berjudul Curhat Guru di Kota Tangsel saat Pembelajaran Daring Banyak Pelajar yang Tak Hadir

https://tangerang.tribunnews.com/2021/11/11/curhat-guru-di-kota-tangsel-saat-pembelajaran-daring-banyak-pelajar-yang-tak-hadir?page=all

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved