Breaking News:

7 Hari Hilang, Tim SAR Hentikan Operasi Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Ciantir Sawarna

Upaya pencarian dan penyelamatan wisatawan asal Bekasi, Dzikri (21), yang terseret ombak di Pantai Ciantir Sawarna, berakhir.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
ist
Ilustrasi tenggelam di laut 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Upaya pencarian dan penyelamatan wisatawan asal Bekasi, Dzikri (21), yang terseret ombak di Pantai Ciantir Sawarna, berakhir.

Tim SAR Gabungan menghentikan proses itu setelah melakukan pencarian dan penyelamatan selama tujuh hari.

"Itu sudah dengan kesepakatan keluarga korban. Keluarga korban sudah pulang," ujar anggota Humas Basarnas Banten, Wahyu kepada TribunBanten.com saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, pada Minggu (14/11/2021).

Baca juga: Pria Asal Cianjur Tewas Tenggelam di Pantai saat Rayakan Ultah Istri, Sempat Diperingatkan Warga

Pada hari terakhir proses pencarian dan penyelamatan, kondisi cuaca cerah dengan ketinggian gelombang laut mencapai 0,5 sampai 2,5 meter.

Selama tujuh hari proses pencarian dan penyelamatan, kata dia, Tim SAR Gabungan sudah melakukan proses pencarian mulai dari Legon Pari menuju Tanjung Citarate, Bayah Tengah, Pulomanuk, Karang Bokor, Goa Langir, Pantai Ciantir, Tanjung Layar dan kembali ke Legon Pari.

"Atas kesepakatan dari keluarga korban maka operasi dinyatakan selesai dan diusulkan ditutup," ujarnya.

Baca juga: Detik-detik Pemuda Tangerang Tenggelam di Danau Kedaton, Berawal dari Berburu Keong Tutut

Untuk diketahui,Dzikri dinyatakan hilang pada Minggu (7/11/2021) pukul 06.00 saat tengah bermain di bibir pantai bersama 3 orang temannya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved