25 Rumah di Koja Terbakar Akibat Ulah ODGJ, Chandra Main Korek Api dan Bilang 'Rumah Ini Saya Bakar'
Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/11/2021).
Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
TRIBUNBANTEN.COM - Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/11/2021).
Kebakaran tersebut dipicu kobaran api yang berasal dari rumah seorang pria yang alami gangguan jiwa alias ODGJ bernama Chandra.
Dikutip dari TribunJakarta.com, ada sekitar 25 rumah di 2 RW yakni RW 08 sampai RW 10 yang ludes terbakar.
Kapolsek Koja, AKBP Abdul Rasyid menyatakan, kebakaran ini tidak sampai memakan korban jiwa.
"Korban jiwa tidak ada. Saat ini warga korban kebakaran sudah mengungsi, sebagian di RPTRA Sindang Raya," kata Kapolsek.
Baca juga: Kronologi Kilang Pertamina di Cilacap Kebakaran, Saksi Mata Sebut Ada Dentuman Besar
Sementara, sebelum kebakaran terjadi Chandra sempat bertengkar dengan sang adik.
Chandra sempat cekcok dengan adiknya sebelum kebakaran terjadi pada pukul 16.30 WIB.
Keributan Chandra dan sang adik terjadi di rumah mereka.
Dalam keributan itu, Chandra sempat mengancam akan membakar rumahnya sendiri.
Percekcokan Chandra dengan sang adik berujung bencana.
Chandra sempat mencekik sang adik sebelum akhirnya bermain korek api dalam rumahnya sendiri.
"Bahkan kejadian awal, adiknya sempat dimarahi dan dicekik. Lalu dia main korek. Setelah koreknya dilepas, korek itu menimbulkan api," ucap Abdul.
Api awalnya berkobar dari rumah Chandra di RW 10 dan merembet ke puluhan bangunan lainnya yang berada di belakang Pasar Sindang tersebut.
Selain itu, Chandra juga sempat melontarkan kalimat bernada ancaman kepada orangtuanya.
Baca juga: Masih Menyisakan Duka, Sekeluarga Korban Tewas Kebakaran Rumah di Metland Puri Cipondoh Dikremasi
"Rumah ini akan saya bakar," begitu kalimat yang diucapkan Chandra kepada orangtuanya.
Warga Dengar Suara Ledakan
Seorang saksi mata, Firman (37) mengatakan kebakaran diawali adanya api kecil yang lama kelamaan membesar.
"Api awalnya dari kecil langsung merembet ke rumah-rumah. Itu ada satu jam saya lihat masih terbakar," kata Firman di lokasi.
Firman mengaku juga sempat mendengar beberapa kali ledakan dari area yang terbakar.
Ledakan yang diduga berasal dari tabung gas itu terjadi sedikitnya sebanyak dua kali.
"Ada banyak ledakan kaya tabung gas gitu, tapi kurang tau apa itu yang meledak. Itu ledakannya di tengah-tengah kebakaran, pas api udah gede," ucap Firman.
Nyaris Dihakimi Warga
Geram dengan perilakunya, warga nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah kebakaran terjadi.
Chandra sempat menghilang sejenak dari lokasi.
"Jadi dia tadi sempet kabur pas rumahnya kebakar, sempet lari," kata Juned (44), salah seorang tetangga Chandra di lokasi kebakaran.
Ketika si jago merah menjilat-jilat puluhan bangunan di belakang Pasar Sindang itu, tiba-tiba Chandra kembali.
"Pas lagi kebakaran, tiba-tiba dia datang lagi tuh si Chandra. Warga yang ngelihat ya pasti kesel banget kan," ucap Juned.
Warga setempat yang melihat kedatangan Chandra lantas geram.
Baca juga: Kronologi Kebakaran Rumah di Cipondoh Tangerang: Terdengar Teriakan Tolong Sebelum Korban Tewas
Namun, belum sempat Chandra diamuk massa, polisi sudah datang mengamankannya.
Abdul Rasyid, mengatakan, polisi membawa yang bersangkutan agar tak menjadi bulan-bulanan warga.
Polisi juga akan memproses Chandra lebih lanjut.
"Sudah kita amankan, kita bawa ke Polsek. Tadi juga sempet dikerumuni warga. Setelah kami koordinasi dengan warga agar tidak ada pemukulan kepada yang bersangkutan," ucap Abdul.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 'Rumah Ini Akan Saya Bakar' Ucapan ODGJ di Koja Jadi Kenyataan, 25 Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kebakaran-di-koja-gara-odgj.jpg)