Breaking News:

Korupsi Masker di Banten

Isi Pledoi Pejabat Dinkes Banten, Sebut Proses Pengadaan Masker KN95

Sidang kasus korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten yang digelar secara online di Pengadilan Negeri Serang

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Persidangan perkara pokok terdakwa Lia Susanti, dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten digelar hari ini, Rabu (28/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sidang kasus korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten yang digelar secara online di Pengadilan Negeri Serang, pada Selasa (16/11/2021)

Para terdakwa dan kuasa hukum membacakan nota pembelaan atau pleidooi para terdakwa.

Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan masker KN95 senilai Rp 3.3 miliar ini, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Slamet Widodo.

Para terdakwa menyampaikan pleidooi dari Rutan Pandeglang, yang tersambung dengan layar di Pengadilan Negeri.

Ada tiga terdakwa yang diduga telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,680 miliar.

Baca juga: Menangis Ingat Nasib Anaknya, Pejabat Dinkes Banten Minta Keringanan Hukuman Kasus Korupsi Masker

Untuk nota pembelaan terdakwa Lia Susanti selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan dibacakan oleh kuasa hukumnya.

Di mana dalam nota pembelaannya Lia Susanti mengatakan bahwa sebagai pegawai negeri sipil.

Dirinya telah menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dan standar operasional prosedur (SOP).

"Saya selalu berusaha menjalankan tugas dan amanah yang dibebankan kepada saya sesuai tupoksi maupun sop yang ada," ujar Lia Susanti yang dibacakan oleh Basuki, Selasa (16/11/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved