Breaking News:

Korupsi Masker di Banten

Menangis Ingat Nasib Anaknya, Pejabat Dinkes Banten Minta Keringanan Hukuman Kasus Korupsi Masker

Lia Susanti, pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Banten, membaca nota pembelaan terkait dugaan kasus korupsi pengadaan masker KN95.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Sidang tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten, kembali digelar, Rabu (1/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Lia Susanti, pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Banten, membaca nota pembelaan terkait dugaan kasus korupsi pengadaan masker KN95.

Sidang digelar di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Serang, pada Selasa (16/11/2021).

Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan masker KN95 senilai Rp 3.3 miliar ini, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Slamet Widodo.

Para terdakwa membacakan pledoi di Rutan Pandeglang, yang tersambung layar di pengadilan

Untuk nota pembelaan terdakwa Lia Susanti dibacakan sendiri dan oleh kuasa hukum.

Baca juga: Terdakwa Korupsi Masker di Banten Menangis Saat Bacakan Pembelaan: Sedih Tak Bisa Kasih Jajan Anak

Lia mengharapkan keringanan hukuman.

Dia mengaku sebagai seorang istri dan ibu dari dua orang anak perempuan berusia 11 tahun dan 9 tahun.

Ia menilai bahwa kedua anaknya masih membutuhkan perhatian dan bimbingannya.

Di mana masa pertumbuhan dan perkembangan mereka, kata dia, akan terganggu dengan ketiadaannya di sisi mereka.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved