Breaking News:

Pelaku Penayangan Program Sepak Bola Ilegal Dijerat Hukum, Video Laga Derby Manchester Jadi Bukti

Pihak Pengadilan Negeri Balikpapan menjatuhkan hukuman pidana penjara selama tiga tahun dan denda Rp 500 juta serta subsider kurungan 6 bulan

Editor: Glery Lazuardi
snopes.com
ilustrasi penjara 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Pengadilan Negeri Balikpapan menjatuhkan hukuman pidana penjara selama tiga tahun dan denda Rp 500 juta serta subsider kurungan 6 bulan kepada La Boba.

Dalam keterangan di Sistem Informasi Penelusuran Perkara PN Balikpapan disebutkan, La Boba dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud Pasal 9 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf e, dan/atau huruf g untuk Penggunaan Secara Komersial“.

Baca juga: PROTES! Perserang Laporkan Wasit Kontroversial di Laga Kontra RANS Cilegon FC, Sahkan Gol Offside

Seperti dilansir dari bolasport.com (Group TribunBanten.com), Pengelola TV Kabel Lokal di Kalimantan Timur ini melakukan perbuatan melanggar hukum karena telah menayangkan program milik MOLA Content & Channels.

Mereka melakukan kegiatan itu dengan tujuan komersial tapi tidak mengantongi izin dari MOLA TV.

Terdapat bukti berupa 4 (empat) buah flash disk merk Sandisk warna silver kapasitas 16 GB yang berisi foto dan video pertandingan Liga inggris (English Primier League) pada saluran (channel) Astro Supertsport yang dilakukan oleh PT. Bukadri Vision.

Laga tersebut, yaitu: sabtu 07 Desember 2019 antara Shefield United VS Newcastle United dan Minggu 08 Desember 2019 antara Manchester City VS Manchester United.

Tim kuasa hukum MOLA, Uba Rialin menegaskan, keputusan hakim ini adalah momentum penting untuk memberi kepastian hukum akan pemegang hak cipta tayangan.

Dia memberi apresiasi kepada para penegak hukum dan majelis hakim atas kerja keras yang dilakukan.

“Putusan hakim sudah memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi pemegang hak terdaftar, menjadi preseden yang sangat baik bagi pencipta dan pemegang hak cipta."

"Kami sangat menghargai kerja keras para penegak hukum dan majelis hakim yang telah secara maksimal berupaya menegakkan keadilan dan kepastian hukum," kata Uba Rialin.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved