Breaking News:

Diduga Mengidap Gangguan Jiwa, Seorang Ayah Tega Merampas Nyawa Anaknya yang Baru Berusia 4 Tahun

Seorang ayah berinisial AZ (40) tega merampas nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia 4 tahun (ASZ).

Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi kekerasan pada anak Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Hingga September 2021, Ada 38 Kekerasan Terjadi pada Anak-anak di Kulon Progo, https://jogja.tribunnews.com/2021/10/06/hingga-september-2021-ada-38-kekerasan-terjadi-pada-anak-anak-di-kulon-progo. Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti 

TRIBUNBANTEN.COM -  Tindakan kekerasan terhadap anggota keluarga baru-baru ini terjadi di Nias, Sumatera Utara.

Seorang ayah berinisial AZ (40) tega merampas nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia 4 tahun (ASZ).

Kapolres Nias, AKBP Wawan Irawan mengatakan, aski bejat pelaku diketahui warga pada Jumat (19/11/2021) sekira pukul 03.40 WIB.

Baca juga: Upaya DP3AKKB Banten Tangani Kasus Kekerasan Terhadap Anak: Dua Cara Ini Diutamakan

Mulanya, para warga melihat pelaku keluar dari dalam rumah dengan kondisis berlumuran darah.

Saat didekati, rupanya mereka melihat terdapat luka sayatan di leher pelaku.

Sontak para warga heboh dan berusaha melihat kondisi rumah pelaku yang selama ini tinggal bersama anaknya. 

Saat diperiksa warga, ASZ, anak pelaku sudah meninggal dunia di dalam kamar.

Baca juga: Kontroversi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Tentang Kekerasan Seksual, Berikut Isinya

Korban diduga dibunuh sang ayah, yang disebut-sebut mengalami gangguan kejiwaan.

"Menurut keterangan keluarganya, pelaku memiliki penyakit ayan dan gangguan jiwa," kata AKBP Wawan, Sabtu (20/11/2021).

Wawan mengatakan, dari penuturan pihak keluarga, pelaku sudah pisah dengan istrinya sejak tahun 2018 silam.

Masalah ini diduga menjadi pemicu utama pelaku nekat menghabisi nyawa anaknya.

Baca juga: Fenomena Kekerasan Terhadap Anak saat PTM: Tewas Usai Dianiya Guru di Alor, Siswa Dirantai di Batam

Guna kepentingan penyelidikan, pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke rumah sakit karena luka sayatan di leher memustukan pita suaranya.

Atas perbuatannya, AZ dijerat Pasal 44 ayat (3) tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga Jo Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara.(tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Bikin Merinding, Seorang Ayah di Nias Gorok Leher Usai Bunuh Anaknya yang Masih Berusia 4 Tahun

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved