Breaking News:

Bocoran UMK 2022 8 Kota/Kabupaten di Banten, Kabarnya Naik Tipis

Upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022 di Banten akan diupayakan naik dibandingkan tahun sebelumnya.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Gubernur Banten Wahidin Halim bersama Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat meninjau proyek pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Pandeglang Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022 di Banten akan diupayakan naik dibandingkan tahun sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Gubernur WH mengatakan kenaikan UMK di Banten mengacu pada UMP Banten 2022 sebesar 1,63 persen atau Rp 40 ribu.

"Jadi acuannya itu dari situ (UMP,-red) ke UMK. Kita provinsi acuannya dari menteri, kita acuannya dari kota/kabupaten," ujarnya, kepada Kompas.com (Group TribunBanten.com) di gedung DPRD Banten.

Baca juga: Rekomendasi UMK 2022 8 Kota/Kabupaten di Banten, Ini Daftar Besaranya dari Tertinggi hingga Terendah

Dia mengungkapkan besaran UMP sudah mempertimbangkan kondisi perekonomian dan keputusan kenaikannya lebih besar dari ketentuan yang ditetapkan kementerian sebesar 1,09 persen.

"Ya minimal tidak kurang dari acuan kita, dari pusat kan kita enggak kurang. Kalau kurang kita diuber-uber," ujar Wahidin.

Dia pun mengaku tidak melarang buruh untuk demo memprotes penetapan UMP dan UMK yang tidak sesuai dengan keinginan buruh.

Serikat buruh sebelumnya menginginkan adanya kenaikan UMP sebesar 8,9 persen.

Sedangkan UMK se-Provinsi Banten diminta naik 13,5 persen.

"Saya berangkat dari ketentuan, saya melaksnakan perintah dan keajiban, kan ada edaran menteri dalam negeri," tandas Wahidin.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved