Breaking News:

Dua Kapal Feri Tabrakan di Merak, Ini Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Buruk

Wilayah DKI Jakarta dan Banten dilanda angin kencang pada Selasa (23/11/2021).

Editor: Glery Lazuardi
pixabay.com
Ilustrasi cuaca ekstrem. 

TRIBUNBANTEN.COM - Wilayah DKI Jakarta dan Banten dilanda angin kencang pada Selasa (23/11/2021).

Angin kencang itu membuat sebuah kapal menabrak dermaga Pelabuhan Merak.

Baca juga: Efek Cuaca Buruk, Dua Kapal di Pelabuhan Merak Berbenturan, ASDP Buka Suara

Seperti dilansir Kompas.tv (Group TribunBanten.com), Badan Meteorogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengungkapkan fenomena angin kencang terjadi akibat dampak tidak langsung siklon tropis Paddy.

Siklon Paddy menimbulkan perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan di sekitar Samudera Hindia selatan Jawa.

Ini secara tidak langsung memicu aliran massa udara kuat yang bertiup dari perairan barat Banten yang bertiup ke timur.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyebut siklon Paddy membentuk konvergensi yang memicu pertumbuhan awan hujan dan pola low level jet.

"Pola low level jet inilah yang dapat memberikan dampak angin kencang di Jakarta sekitarnya,” kata Guswanto dalam program Kompas Petang, Rabu (24/11/2021).

Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem.

Siklon Paddy sendiri saat ini dinyatakan sudah punah. Namun, masyarakat, terutama nelayan di perairan, diminta tetap waspada.

Pasalnya, kini muncul bibit siklon tropis baru di sebelah barat bekas siklon Paddy, yakni bibit siklon 91s.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved