Breaking News:

Efek Cuaca Buruk, Dua Kapal di Pelabuhan Merak Berbenturan, ASDP Buka Suara

Dua kapal Ferry di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Kota Cilegon, Provinsi Banten berbenturan.

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Hasan Lessy 

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Dua kapal Ferry di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Kota Cilegon, Provinsi Banten berbenturan.

Peristiwa itu terjadi pada, Selasa (23/11/2021).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, hanya bagian body kapal mengalami kerusakan.

Baca juga: Truk Tercebur ke Laut saat Hendak Masuk KMP Virgo di Pelabuhan Merak, Terobos Pagar Pembatas

General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Hasan Lessy mengatakan, peristiwa tersebut terjadi disebabkan oleh cuaca buruk di Selat Sunda dan Perairan Merak, Cilegon.

Pada Selasa (23/11/2021) sore, arus angin kencang disertai tingginya gelombang air laut, menyebabkan dua kapal, yaitu KMP Farina Nusantara dan Kapal SP Ferry berbenturan.

"Jadi artinya kemarin itu (peristiwa benturan dua kapal di Pelabukan Merak-red), disebabkan karena kondisi cuaca yang buruk, arus angin dan gelombang tinggi. Kapal itu kan sementara berlabuh atau engker, jadi terbawa arus, dia larad (jalan sendiri-red)," ujar Hasan Lessy saat dihubungi Tribunbanten.com, Rabu (24/11/2021).

Sehingga, lanjutnya, terjadi benturan antara kapal dan kapal (dua kapal) yang sedang berlabuh.

"Jadi bukan tabrakan, kalau tabrakan itu dalam keadaan beroprasi, ini tidak operasi," jelas Hasan.

Dirinya mengaku tidak tahu pasti kejadian berbenturnya antara KMP Farina Nusantara dengan Kapal SP Ferry.

"Kejadiannya saya tidak tahu pasti jam berapanya, tapi yang pasti pas sore hari," ungkap Hasan.

Menurutnya, belum diketahui secara pasti kerugian akibat berbenturnya dua kapal tersebut.

"untuk fasilitas penyebrangan di Pelabuhan Merak, tidak ada kerugian materil. Sedangkan untuk kapal, itu saya belum tahu, karena adanya di perusahan masing-masing," ucapnya.

Baca juga: Mobil Toyota Innova Tertabrak Kereta Lokal Merak-Rangkasbitung di Perlintasan Pasar Baru Merak

Ia membeberkan, saat ini cuaca di Perairan Selat Sunda atau Perairan Merak, Banten, memang kurang mendukung.

Akibatnya, jadwal keberangkatan sering kali meleset, atau tidak sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

"Pelayaran masih normal 24 jam, hanya saja cuaca kurang mendukung sih. Jadwal juga sering meleset dari jadwal sebelumnya," pungkas Hasan (Ahmad Haris).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved