Breaking News:

Gubernur WH: Presiden Jokowi Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi di Banten

Presiden Joko Widodo mengapresiasi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Gubernur Banten Wahidin Halim bersama Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat meninjau proyek pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Pandeglang Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Presiden Joko Widodo mengapresiasi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.

Pernyataan itu disampaikan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.

Apresiasi itu disampaikan RI 1 pada saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Banten pada pekan lalu.

Dia mengungkapkan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Banten Tahun 2022 telah memenuhi amanat belanja mandatory Pemerintah Pusat.

Dan telah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Tahun 2022, RAPBD Provinsi Banten sebesar Rp 12,7 triliun lebih.

“Realisasi anggaran kita termasuk tiga besar. Presiden saat berkunjung juga mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten meski dalam situasi pandemi Covid-19,” ungkap Gubernur WH dalam keterangan yang diterima, pada Rabu (24/11/2021).

Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten dengan agenda Penetapan Keputusan DPRD tentang Program Pembentukan Perda (Promperda) Provinsi Banten Tahun 2022 dan Pengambilan Keputusan tentang Persetujuan DPRD Terhadap Rancangan Peraturan Daerah APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2022 di Gedung DPRD Provinsi Banten KP3B Curug, Kota Serang, padaSelasa, (23/11/2021).

Baca juga: Pemkot Serang Masih Tunggu Putusan Pemprov Banten Soal Besaran UMK 2022, Buruh Minta Naik 2,9 Persen

“Hal itu tidak lepas pula dari dukungan DPRD Provinsi Banten. Kami apresiasi dukungan dewan dalam penanganan pandemi Covid-19,” tambahnya.

Masih menurut Gubernur WH, struktur penganggaran Rancangan APBD Provinsi Banten Tahun 2022 yakni anggaran pendapatan sebesar Rp 12,1 triliun lebih; anggaran belanja sebesar Rp 12,7 triliun lebih; defisit anggaran sebesar Rp 554,5 miliar; dan anggaran pembiayaan netto sebesar Rp 554,5 miliar.

Dipaparkan, Rancangan APBD 2022 Alokasi belanja fungsi pendidikan sebesar Rp 4,4 triliun lebih atau 34,73% dari ketentuan paling sedikit 20% dari total belanja daerah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved