Breaking News:

Masak 1 Liter Air Pakai Kompor Induksi 1.200 Watt Hanya Rp 158, Lebih Murah Dibandingkan Elpiji

Harga khusus ini bagi pelanggan yang membeli kompor induksi melalui partner yang memiliki kerja sama dengan PLN.

dokumentasi PLN
kompor listrik 

TRIBUNBANTEN.COM - Presiden Joko Widodo mengumpulkan jajaran direksi serta komisaris PLN dan Pertamina, pekan lalu.

Dalam satu arahannya, Presiden meminta program transisi energi dijalankan, seperti penggunaan kendaraan listrik dan kompor induksi.

PLN pun siap mengawal program pengalihan kompor berbasis energi impor (elpiji) ke kompor berbasis energi domestik (kompor listrik) atau yang lebih dikenal kompor induksi.

Hal ini sebagai solusi menekan impor dan memperbaiki neraca perdagangan.

Baca juga: PLN Berharap Pemerintah Memberikan Kebijakan Insentif untuk Kendaraan Listrik seperti LCGC

Kepala Negara mengatakan kalau kita bisa mengalihkan itu ke energi yang lain, misalnya mobil diganti listrik dan gas rumah tangga diganti listrik, pasokan di PLN terserap.

"Artinya, impor minyak di Pertamina turun," katanya.

PLN berkomitmen siap menjalankan program konversi kompor produksi sebagai respons arahan presiden.

Bahkan, PLN sebenarnya tengah menggulirkan program Satu Juta Kompor Induksi. 

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, mengatakan dengan cadangan daya yang telah lebih dari 30 persen di hampir seluruh sistem kelistrikan, PLN siap mendukung program konversi kompor induksi.  

Baca juga: 264 Sepeda Motor Listrik Gesits Digunakan sebagai Kendaraan Operasional PLN

"PLN juga siap menggulirkan diskon tambah daya guna mempermudah pelanggan untuk beralih ke kompor induksi," ujarnya. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved