Breaking News:

Wacana Pembentukan Tangerang Tengah Menguat, Warga Lima Kecamatan Deklarasi Pemekaran

Sejumlah warga dari 5 kecamatan di Kabupaten Tangerang mendeklarasikan persiapan pembentukan Presidium BPP-KTT

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Ilustrasi peta Kabupaten Tangerang 

TRIBUNBANTEN.COM - Sejumlah warga dari 5 kecamatan di Kabupaten Tangerang mendeklarasikan persiapan pembentukan Presidium Badan Persiapan Pembentukan Kota baru Tangerang Tengah (BPP-KTT).

Lima kecamatan tersebut, yaitu Pagedangan, Legok, Kelapa Dua, Curug, dan Cisauk.

Acara deklarasi berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Aria Wangsakara, Lengkong Kyai, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu 21 November 2021.

Warga dari 5 kecamatan di Kabupaten Tangerang itu membentuk kota/kabupaten baru mengacu pada Undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, dan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemekaran Daerah.

“Itu alasannya, dan juga memang sangat relevan sekali untuk di wilayah Tangerang Tengah ini segera mungkin adanya pemekaran kota baru,” ujar Ketua Presidium BPP Kota Baru Tangerang Tengah Nurdin M Satibi di TMP Aria Wangsakara, di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Angin Kencang Terjadi di Wilayah Kota Tangerang dan Sekitarnya Kemarin Malam, Ini Penjelasan BMKG

Selain itu, diungkapkan Nurdin, situasi di teritorial Pagedangan, Cisauk, Kelapa Dua, Curug, dan Legok tentang pengembangan penduduk dan pembangunan sudah meningkat sangat signifikan.

Bahkan, menurutnya, Tangerang Tengah bisa menjadi pusat bisnis dunia, pusat kegiatan, dan menjadi kota digital.

“Kami minta dukungan segenap tokoh masyarakat, elemen masyarakat Tangerang tengah dan pemerintah yang diwakili legislatif dapil 6, meminta persetujuan dengan Pemkab Tangerang dan pemerintah pusat untuk menerima dan mendengarkan aspirasi kami dari Presidium Badan Persiapan Pembentukan Kota baru Tangerang Tengah,” tuturnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Kebudayaan, Anwar Ardadili mengatakan, terkait adanya Moratorium atau penundaan pemekaran daerah terkecuali daerah Papua, dirinya menanggapi pihaknya sebagai presidium hanya sebagai wadah perkumpulan aspirasi masyarakat, dan mewakili masyarakat wilayah untuk pemekaran.

Tanggapan DPRD

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved