Breaking News:

Daftar Kenaikan UMK 2022 di 8 Kota/Kabupaten di Banten, Ada yang Hanya Naik Rp 22 Ribu-an

Jika diperhatikan, besaran kenaikan UMK tahun 2021 dengan UMK 2022 ini tidak merata di delapan daerah tersebut.

Penulis: Ahmad Haris | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Ribuan buruh yang tergabung dalam beberapa serikat buruh di Banten kembali melaksanakan aksi unjuk rasa. Dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM – Kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) jadi topik hangat belakangan ini.

Alih-alih ingin mendapatkan kenaikan upah yang layak, ribuan buruh di setiap kabupaten kota yang ada di Provinsi Banten menggelar aksi unjuk rasa di berbagai titik secara berkala, demi terwujudnya kenaikan UMK.

Dikutip dari berbagai sumber, masing-masing buruh di delapan kabupaten kota di Provinsi Banten, memiliki tuntutan kenaikan UMKyang berbeda dalam kenaikan upah ini.

Jika diperhatikan, besaran kenaikan UMK tahun 2021 dengan UMK 2022 ini tidak merata di delapan daerah tersebut.

Berikut perbandingan besaran UMK Tahun 2021, dengan UMK 2022 jika tuntutan buruh di masing-masing daerah di Banten:

Baca juga: Dewan Pengupahan Banten Walk Out Saat Rapat Penentuan UMK 2022, Disoraki Buruh saat Orasi

 1. Kota Cilegon

UMK di Kota Cilegon Buruh di Kota Cilegon Tahun 2021 adalah Rp 4.309.772,6.

Sedangkan UMK Tahun 2022 sebesar Rp 4,8 juta, jika tuntutan buruh yang meminta UMK naik sebesar 13 persen dipenuhi, yang artinya akan ada kenaikan upah sebesar Rp 490.228.

2. Kota Serang

UMK di Kota Serang pada 2021 diketahui sebesar Rp 3.830.549,10.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved