Breaking News:

Banten

Penetapan UMK 2022 untuk 8 Kota/Kabupaten di Provinsi Banten Ditunda, Ribuan Buruh Kecewa

Aksi unjuk rasa yang dilakukan dari berbagai serikat buruh di Banten menuai kekecewaan.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Zuhirna Wulan Dilla
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Ribuan buruh yang tergabung dalam beberapa serikat buruh di Banten kembali melaksanakan aksi unjuk rasa. Dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Rabu (24/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Aksi unjuk rasa yang dilakukan dari berbagai serikat buruh di Banten menuai kekecewaan.

Diketahui aksi unjuk rasa itu dilakukan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Rabu (24/11/2021)

Kekecewaan itu terjadi lantaran Dewan Pengupahan Provinsi Banten menunda rapat pleno penetapan Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK) se-Provinsi Banten.

"Ditundanya rapat pleno ini, sebetulnya kita merasa kecewa itu sudah pasti. Para buruh se-Banten pasti merasa kecewa itu jelas," ujar Dewan Pengupahan Kabupaten Serang, Ahmad Fauzi kepada TribunBanten.com saat dilokasi, Rabu.

Baca juga: Dewan Pengupahan Banten Walk Out Saat Rapat Penentuan UMK 2022, Disoraki Buruh saat Orasi

Fauzi menjelaskan bahwa harapan dari buruh Kabupaten Serang, mereka meminta kenaikan upah sebesar 10% itu harus terealisasi hari ini.

Tentunya, dengan didorong oleh Dewan Pengupahan Provinsi kepada Gubernur Banten.

"Akan tetapi hasilnya ternyata ini diundur. Ini yang menjadi dilematis kita, makanya kenapa saya suarakan tadi kenapa berita acara sudah dibuat," katanya.

Baca juga: Bocoran UMK 2022 8 Kota/Kabupaten di Banten, Kabarnya Naik Tipis

Dijelaskan Fauzi bahwa para buruh merasa khawatir.

Sehingga akhirnya, pada saat aksi unjuk rasa banyak yang disampaikan kepada Dewan Pengupahan Provinsi.

"Kenapa harus terjadi seperti itu, kita kecewa dengan keputusan seperti itu. Kalau memang hari ini bisa dilakukan rapat kembali ayo mau sampai jam berapa kita akan siap menunggu," jelasnya.

Baca juga: Terobos Kawat Pembatas, Buruh di Serang Kawal Kenaikan UMK 2022 10 Persen

Namun rapat pleno penetapan UMK hari ini malah ditunda.

Baca juga: Pemkot Serang Masih Tunggu Putusan Pemprov Banten Soal Besaran UMK 2022, Buruh Minta Naik 2,9 Persen

Setelah ditundanya penetapan UMK ini, ia berharap agar semua pihak dapat mengawal bersama-sama. 

"Harapannya semua federasi yang ada di Provinsi Banten bisa duduk bareng, membicarakan bagaimana kelanjutan upah ini agar bisa terealisasi," tukasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved