Breaking News:

Virus Corona

Masyarakat Perkotaan Enggan Vaksin Covid-19? Ini Kata Ketua Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka

Beredarnya hoaks tidak selalu menjadi hambatan masyarakat di kota besar enggan untuk menerima vaksin Covid-19.

TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Baznas Provinsi Banten melaksanakan gebyar vaksinasi dosis kedua untuk para kiai dan santri 

TRIBUNBANTEN.COM - Beredarnya hoaks tidak selalu menjadi hambatan masyarakat di kota besar enggan untuk menerima vaksin Covid-19.

Ketua Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka, Devie Rahmawati, mengatakan isu masyarakat enggan vaksin karena misalnya urusan ideologis, itu tidak sama sekali.

"Keengganan masyarakat di Jakarta dan daerah penyangga untuk vaksinasi Covid-19 terkait persoalan teknis," ujarnya dalam virtual dialog KPCPEN, Rabu (24/11/2021).

Menurut Devie, hal itu berdasarkan yang dilakukan pihaknya.

Persoalan teknis itu seperti tidak memiliki kendaraan untuk mengakses sentra vaksinasi.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Hak Setiap Warga Negara dan Gratis, Pemerintah Targetkan Capaian Vaksinasi 70%

Selain itu, juga keseharian masyarakat adalah pekerja harian.

Ketika sebuah lokasi vaksinasi itu terpusat, yang terjadi adalah semua orang menuju di sana lalu muncul antrean.

"Ketika antre, berarti butuh waktu lebih lama untuk bisa mendapatkan kesempatan divaksin bagi saudara-saudara kita yang memiliki pendapatan harian. Ini tentu saja menyulitkan," kata Devie.

Untuk itulah, diperlukan strategi yang dapat memudahkan masyarakat menerima vaksinasi Covid-19.

Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka membuat sentra vaksinasi yang dekat dengan masyarakat.

Baca juga: Takut Setengah Mati, Pria Berbadan Tegap di Kota Serang Menutup Mata Saat Divaksin Covid-19

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved