Breaking News:

Pegawai Kantor Desa di Lebak Ditahan, Diduga Gunakan Uang Korupsi untuk Beli Mobil & Renovasi Rumah

Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak menangkap dua pegawai Kantor Desa Pasir Kecapi, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat (26/11/2021)

Editor: Glery Lazuardi
Kompas via Kompas.com
Ilustrasi korupsi dan mark up 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak menangkap dua pegawai Kantor Desa Pasir Kecapi, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat (26/11/2021).

EM dan LM ditahan setelah pihak penyidik Kejari Lebak melakukan serangkaian pemeriksaan.

Mereka juga sudah berstatus sebagai tersangka.

Baca juga: Sidang Kasus Korupsi Dana Hibah Ponpes, Ini Pengakuan Eks Honorer Biro Kesra Soal Perjanjian Hibah

Kepala Kejari Lebak ST Hapsari, mengonfirmasi penahanan keduanya.

"Betul, kita tahan untuk 20 hari ke depan, sementara kita titipkan di Lapas Rangkasbitung," kata dia, pada Jumat (26/11/2021).

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan korupsi dana desa tahun anggaran 2020 sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp 661 juta.

Modus operandi yang dilakukan oleh EM sebagai kepala urusan keuangan (Kaur Keuangan), kata Hapsari, adalah dengan memindahkan rekening kas desa ke rekening pribadi dengan cara memalsukan tanda tangan.

Dana tersebut juga dialihkan ke rekening orang lain yakni stafnya berinisial LM yang juga masih merupakan pegawai desa di Pasir Kecapi.

"Uang tersebut digunakan untuk keperluan pribadi, di antaranya beli mobil dan renovasi rumah," kata dia.

Hapsari mengatakan, pengusutan terhadap kasus tersebut masih terus dilakukan dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya.

Baca juga: Menangis Ingat Nasib Anaknya, Pejabat Dinkes Banten Minta Keringanan Hukuman Kasus Korupsi Masker

"Dalam perkara ini kita memeriksa 16 saksi termasuk menggandeng Inspektorat Lebak untuk mengaudit kerugian keuangan negara," kata dia.

Atas perbuatannya itu, kedua tersangka dikenakan pasal 2, 3 dan 8 junto jo pasal 55 jo pasal 18 UU No 20/2001 tentang Perubahan UU No 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan ancaman hukuman maksimal hingga 20 tahun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Korupsi Rp 661 Juta untuk Beli Mobil dan Renovasi Rumah, Dua Pegawai Kantor Desa di Lebak Ditahan"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved