Breaking News:

PPKM di Banten

PPKM Dilonggarkan, Tingkat Hunian Hotel di Kota Cilegon Alami Peningkatan

Sejumlah hotel di wilayah Kota Cilegon mengalami peningkatan hunian kamar atau okupansi sejak Agustus 2021.

Editor: Glery Lazuardi
booking.com
Ilustrasi hotel 

TRIBUNBANTEN.COM - Sejumlah hotel di wilayah Kota Cilegon mengalami peningkatan hunian kamar atau okupansi sejak Agustus 2021.

Hal itu diungkap General Manager Greenotel Cilegon Jonathan Wijaya.

"Tren mulai membaik sejak Agustus lalu. Bulan Agustus itu okupansi 60 persen kurang dikit, terus naik lagi di Bulan September 68 persen, dan Bulan Oktober juga naik lagi di angka 77 persen," ujar Jonathan, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Buruh Unras Tuntut Kenaikan Upah Minimum 26 November, Peserta Aksi dari Tangerang hingga Cilegon

Menurut dia, kenaikan okupansi itu berdampak baik bagi pelaku industri pariwisata perhotelan di Kota Cilegon.

Pria yang karab disapa ‘Jo’ itu mengatakan, khusus untuk hotel yang dipimpinnya, yakni Greenotel Cilegon, pada Bulan Agustus 2021 mengalami kenaikan okupansi sebesar 55 sampai 58 persen.

Angka itu cenderung lebih baik dibanding triwulan pertama dan kedua Tahun 2021, yang rata-tara ukupansi kurang lebih hanya 40 persen.

Jo membeberkan, kenaikan okupansi tidak hanya dirasakan oleh Greenotel Cilegon saja.
Tetapi juga hotel-hotel yang ada di Kota Cilegon.

Kenaikan okupansi ini disebabkan karena sudah banyak masyarakat yang melakukan vaksinasi.

"Saya rasa kenaikan okupansi ini karena satu, banyak orang yang sudah vaksin, lalu PPKM juga sudah tidak terlalu ketat, sehingga dinas-dinas, atau instansi swasta bisa mengadakan rapat atau agenda lainnya di hotel," kata Jonathan.

Dirinya mengharapkan, vaksina di Kota Cilegon segera merata ke seluruh warga, agar PPKM di Kota Cilegon bisa turun ke level 1, bahkan sudah tidak ada PPKM lagi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved