Breaking News:

Dampak Badai dan Dua Bibit Siklon Tropis, Banten Berpotensi Cuaca Ekstrem

Selama kurun waktu 24 jam ke depan, wilayah Banten diprediksi akan diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat.

Editor: Glery Lazuardi
scroll.in
Ilustrasi hujan lebat akibat cuaca ekstrem. 

TRIBUNBANTEN.COM - Selama kurun waktu 24 jam ke depan, wilayah Banten diprediksi akan diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat.

Hujan berpotensi turun di wilayah Banten karena dampak keberadaan Siklon Tropis Nyatoh, Bibit Siklon Tropis 94W dan 92S.

Baca juga: Kaleidoskop Banten 2021: Sengkarut Korupsi Masker Hingga Puluhan Pejabat Dinkes Mengundurkan Diri

Dalam keterangannya pada Rabu (1/12/2021),
Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto, mengatakan BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) memantau pertumbuhan Siklon Tropis Nyatoh di Belahan Bumi Utara (BBU).

Dan dua Bibit Siklon Tropis lainnya yang terbentuk dekat ke sekitar wilayah Indonesia di utara dan selatan.

BMKG mencatat Siklon Tropis Nyatoh terbentuk di sekitar Samudra Pasifik Barat sebelah utara Papua, tepatnya di posisi 13.0°LU, 139.8°BT (sekitar 1630 km sebelah utara timur laut Biak).
Badai Tropis Nyatoh memiliki angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 35 knot (65 km/jam) dengan tekanan udara minimum di sekitar pusatnya mencapai 1000 hPa dengan pergerakan sistemnya ke arah barat-barat laut menjauhi wilayah Indonesia.

“Dalam 48 jam ke depan Badai Tropis Nyatoh masih konsisten meningkat perkembangannya dengan pergerakan semakin menjauhi wilayah Indonesia,” kata dia.

Sementara itu, BMKG mendeteksi Bibit Siklon Tropis 94W yang saat ini sudah berada di sekitar Teluk Thailand, tepatnya berada di 9.3°LU, 101.0°BT.

Berdasarkan analisis tanggal 30 November 2021, angin maksimum di sekitar Bibit Badai Tropis 94W mencapai 20 knot (37 km/jam) dengan tekanan udara minimum di sekitar pusatnya mencapai 1005 hPa.

“Bibit Badai Tropis 94W bergerak ke arah barat dan menjauhi wilayah Indonesia. Dalam 24 jam ke depan masih berada pada kategori menengah untuk menjadi sistem Siklon Tropis,” kata Guswanto.
Kemudian, bibit Siklon Tropis lainnya mulai terbentuk hari ini di sekitar Samudra Hindia barat daya Lampung, yaitu Bibit Siklon Tropis 92S, tepatnya di posisi 7.0 LS, 102.5 BT dengan tekanan udara minimum di sekitar pusatnya mencapai 1009 hPa dan kecepatan angin maksimum di sekitar pusatnya mencapai 20 knot (37 km/jam).

Sistem Bibit Siklon 92S bergerak ke arah tenggara-selatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved