Breaking News:

Wabup Serang: Penertiban Tempat Hiburan di JLS Kramatwatu Jelas Landasan Hukumnya

Upaya penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kecamatan Kramatwatu sudah sesuai prosedur hukum.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/DESIPURNAMA
Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa di lokasi penertiban tempat hiburan malam (THM) di JLS Kramatwatu 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, mengatakan upaya penertiban Tempat Hiburan Malam ( THM) di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kecamatan Kramatwatu sudah sesuai prosedur hukum.

Upaya penertiban THM di JLS itu sudah sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat.

"Kami bicara penegakan Perda bahwa Pemda berwenang untuk membongkar. Ini sudah kami konsultasikan kepada ketua pengadilan aspek legalitas," ujarnya saat ditemui di lokasi, pada Rabu (1/12/2021).

Baca juga: Mantan Pekerja THM di JLS Kehilangan Penghidupan Paska Dibongkar, Ini Langkah Pemkab Serang

Sehingga, dia menegaskan, upaya penertiban THM itu dapat dipertanggungjawabkan.

"Kami ini bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan menanggapi rencana pengelola THM itu untuk mengajukan gugatan ke
Pengadilan Negeri (PN) Serang terkait upaya pemerintah setempat melakukan penertiban.

Jika mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 2 Tahun 2018, kata dia, apabila tempat hiburan malam diberikan peringatan pertama, peringatan kedua, peringatan ketiga, sampai penyegelan masih tetap beraktivitas

Maka, berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 2 Tahun 2018 itu, pemerintah daerah bisa berhak melaksanakan pembongkaran.

"Kami tidak mungkin berani melakukan pembongkaran kalau tidak dilandasi legalitas hukum," katanya.

Ia pun mengatakan, kalaupun mereka tidak puas, silakan mengajukan gugatan ke pengadilan lantaran itu merupakan hak mereka.

"Kami betanggung jawab secara legal dan kami tidak main-main akan hal ini," katanya.

Ia pun menyebut bahwa melaksanakan ini untuk menghindari konflik horizontal, jika pembongkaran tidak dilakukan Pemkab Serang pihaknya khawatir yang akan membongkar nanti masyarakat sipil.

Baca juga: THM di JLS Serang Akhirnya Dibongkar, Ada Wanita Tiba-Tiba Histeris

"Maka biar kami yang melaksanakan tugas kami," katanya.

Perlu diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang telah membongkar sebanyak tujuh Tempat Hiburan Malam ( THM) yang masih nekat beroperasi.

Ketujuh THM tersebut berada di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang pada Rabu (1/12/2021).

Di antaranya yakni Kuda Laut, Parahyangan, Alexa, Tri Naga, Star Queen, New Roger, dan New Star.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved