Breaking News:

UPT Lab Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang Dukung Pengawasan dan Pencegahan Lingkungan DLH

Yang diukur dari tiga anasir adalah indeks kualitas air, indeks kualitas udara, dan indeks tutupan hutan

dokumentasi UPT Laboratorium DLH Kabupaten Serang
Petugas UPT Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang melakukan uji sampling kualitas air limbah. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Unit Pelaksana Tugas (UPT) Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang mendukung kinerja DLH dalam melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap lingkungan.

Plt Kepala DLH Kabupaten Serang Syamsudin mengatakan keberadaan dan teknisi UPTD Laboratorium sangat penting dalam menentukan keberhasilan kinerja, terutama dalam menyajikan data-data kualitas air sungai dan udara ambien.

Baca juga: Distan Kabupaten Serang Kembangkan Peternakan Domba Melalui RPIK Guna Tingkatkan Nilai Jual

Selain itu, juga untuk mendukung Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), yaitu gambaran atau indikasi awal yang memberikan kesimpulan cepat dari suatu kondisi lingkungan hidup pada lingkup dan periode tertentu.

"Yang diukur dari tiga anasir adalah indeks kualitas air, indeks kualitas udara, dan indeks tutupan hutan," katanya, Kamis (2/12/2021).

Hal itu demi dilakukan untuk mencapai indikator kinerja utama dalam pengawasan dan pencegahan terhadap lingkungan.

Petugas UPT Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang melakukan uji sampling kualitas air limbah.
Petugas UPT Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang melakukan uji sampling kualitas air limbah. (dokumentasi UPD Laboratorium DLH Kabupaten Serang)

"Pencegahan itu berkaitan dengan pembinaan ke kegiatan usaha, pengawas kegiatan usaha, dan pemantauan media lingkungan," ujarnya.

Menurutnya, posisi UPT Laboratorium saat ini sangat strategis untuk melihat sejauh mana indeks kualitas air dan udara di Kabupaten Serang.

"Dari perusahaan, kami akan mengawasi dengan mengambil sampel guna memantau dan pencegahan lingkungan," ucap Syamsudin.

UPT Laboratorium ini memantau semua sungai yang ada di Kabupaten Serang, di antaranya Sungai Cidurian, Ciujung, Cibanten, dan Cidanau.

Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 saat Libur Nataru, Begini Persiapan Pemkab Serang

"Lab ini mendukung untuk melihat kandungan yang ada di dalam agar dapat tetap stabil," ujarnya.

UPT Laboratorium ini sudah ada sejak 2007 untuk mendukung mengukur kadar sungai, air limbah, dan udara.

"Sudah terakreditasi pada 2018. UPT Laboratorium sangat mendukung terkait kinerja DLH dalam memunculkan nilai-nilai kualitas, baik udara maupun air sungai," katanya.

Namun, saat ini yang baru terakreditasi hanya parameter air, yaitu air bersih untuk air permukaan dan air bawah tanah, serta limbah.

UPT Laboratorium DLH ini harus mampu bersaing dengan laboratorium lainnya, termasuk milik swasta, untuk menguji kualitas air limbah dan udara.

Selama satu tahun, kemampuan analisis pengujian UPT Laboratorium sekitara 500 sampel, yang terbagi untuk pelayanan DLH dan di luar. (adv/TribunBanten.com/Desi Purnamasari)

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved