Breaking News:

Mulai 6 Desember, Ini Alasan Aliansi Buruh Banten Bersatu Gelar Mogok Kerja

Perwakilan Aliansi Buruh Banten Bersatu, Intan Indria Dewi, mengatakan serikat buruh dan pekerja di Banten akan melakukan mogok kerja 6-10 Desember

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Hingga Selasa (30/11/2021) pukul 19.30 WIB, elemen buruh yang tergabung dalam beberapa serikat se-Provinsi Banten masih menggelar aksi unjuk rasa. 

TRIBUNBANTEN.COM - Perwakilan Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3), Intan Indria Dewi, mengatakan serikat buruh dan pekerja di Banten akan melakukan mogok kerja mulai 6-10 Desember 2021.

Menurut dia, aksi mogok kerja itu sebagai bentuk protes terhadap Gubernur Banten, Wahidin Halim yang menetapkan upah minimum kabupaten dan kota (UMK).

"Kami menyatakan dalam masa berkabung atas matinya kesejahteraan dan keadilan untuk buruh di Provinsi Banten, kami akan melakukan mogok daerah dari tanggal 6 sampai dengan 10 Desember 2022," kata dia, dalam keterangannya, pada Kamis (2/12/2021).

Baca juga: Masih Tak Terima dengan Penetapan UMK 2022, Buruh se-Banten akan Mogok Kerja Hingga 10 Desember 2021

Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional Banten itu meminta agar Gubernur Banten segera merevisi UMK tahun 2022 di seluruh kabupaten dan kota dengan besaran kenaikan sebesar 5,4 persen dari UMK 2021.

Melalui surat keputusan bersama, untuk menyukseskan aksi tersebut AB3 tidak akan mempermasalahkan kepada serikat pekerja atau buruh yang melakukan sweeping di basis basis kami.

"Kami tidak akan menuntut secara perdata atau melaporkan pidana terhadap serikat pekerja dan serikat buruh yang melakukan sweeping," ujar Intan.

Pemerintah resmi telah menetapkan upah minimum (UMK) 2022 di 8 Kota/Kabupaten provinsi Banten.

Hal tersebut sudah disahkan Gubernur Banten, Wahidin Halim, Selasa (30/11/2021).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, Al Hamidi mengatakan bahwa Gubernur Banten telah menetapkan UMK 2022.

"Pemerintah Provinsi Banten dalam hal ini Gubernur Banten, telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten," ujar Al Hamidi menurut keterangan yang diterima TribunBanten.com pada Selasa (30/11/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved