Breaking News:

Penerimaan PBBP2 Masih di Bawah 60%, Wali Kota Serang Minta Lurah dan Camat Door to Door Tagih Pajak

Penerimaan dari sektor pajak bumi bangunan perkotaan dan pedesaan (PBBP2) Kota Serang masih berada di bawah 60 persen.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Mildaniati
Kepala Bapenda W Hari Pamungkas saat ditemui usai menghadiri acara acara bulan panutan pajak daerah di Hotel Horison Ultima, Jumat (3/12/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Wali Kota Serang, Syafrudin, mengungkapkan penerimaan dari sektor pajak bumi bangunan perkotaan dan pedesaan (PBBP2) masih berada di bawah 60 persen.

Untuk itu, dia menginstruksikan, kepada lurah dan camat di wilayah Kota Serang agar meminta
langsung ke wajib pajak

"PBBP2 belum memenuhi target masih di bawah 60%. Kami sosialisasikan agar masyarakat sebagai wajib pajak (WP) sadar," ujarnya, saat ditemui di Hotel Horison Ultima Kota Serang dalam acara bulan panutan pajak daerah, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Kota Serang Genjot PAD dari Sektor Pajak, Target Penerimaan Rp 191 Miliar pada 2022

Menurut dia, lurah dan camat dapat turun langsung ke wajib pajak untuk melakukan penagihan penagihan.

"Lurah dan camat kalau bisa langsung menagih ke masyarakat," paparnya.

Dia menilai, perlu peran dari aparatur pemrintah setempat untuk mengingatkan wajib pajak terhadap kewajiban membayar pajak.

"Kesadaran dipicu oleh lurah dan camat agar masyarakat sadar, dan harus door too door," ujarnya.

Adapun saat ini penghasilan pajak daerah baru mencapi 88,7% yakni, Pajak resto 91%, pajak hiburan 16,7%, pajak reklame 98%, pajak penerangan jalan 92%, pajak parkir 95%, pajak air tanah 93%, PBB 97%, pajak BPHTB 87,3% dan lainnya.

Selain itu, terdapat tiga kelurahan yang pajaknya paling rendah yaitu kelurahan Kuranji, Terumbu dan Cilowong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved