Breaking News:

Varian Omicron Belum Ada di Kabupaten Serang, Dinkes Minta Pempus Konsisten Tutup Pintu Masuk

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi, meminta pemerintah pusat agar secara konsisten menutup pintu masuk ke Indonesia.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Freepik
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron - Ini penjelasan Kemenkes soal varian baru Covid-19 Omicron, dari tingkat keparahan hingga dampak pada efikasi vaksin. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi, meminta pemerintah pusat agar secara konsisten menutup pintu masuk ke Indonesia.

Upaya tersebut, kata dia, dapat dilakukan untuk mencegah Covid-19 termasuk varian Omicron menyebar di Indonesia

"Memang itu kewenangan di pusat. Tetapi memang diharapakan itu dapat dijalankan konsisten," kata dia, kepada TribunBanten.com, saat ditemui di Dinkes Kabupaten Serang, pada Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Varian Omicron Bikin Resah, Dinkes Kabupaten Serang Nyalakan Alarm Antisipasi Penyebaran Covid-19

Menurut dia, penutupan pintu masuk harus dilakukan terutama bagi warga negara dari negara-negara yang sudah terjangkit varian baru Covid-19 tersebut.

Meskipun telah terjadi penurunan angka kasus positif Covid-19, namun, kata dia,
hingga saat ini pandemi covid-19 belum berakhir.

Dia mengungkapkan virus corona selalu bermutasi sehingga mengharuskan semua pihak untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

"Sifat dari virus Covid-19 ini memang selalu bermutasi karena itu memang merupakan natural dari dia untuk mempertahankan hidup," ujarnya.

Untuk di wilayah Indonesia, kata dia, sampai saat ini belum ada laporan dari Kementerian Kesehatan terkait penemuan kasus Covid-19 varian Omicron.

Hanya saja, dia meminta, kepada masyarakat untuk tetap waspada. Sebab,
berdasarakan informasi yang didapat dari jurnal WHO memang Omicron ini tidak lebih ganas dari varian Delta.

"Tetapi ya memang kita belum tahu kalau varian baru ini kapan akan menyerang warga masyarakat Indonesia. Maka perlunya kewaspadaan," ujarnya.

Baca juga: Dokter Sebut Covid-19 Varian Omicron Diprediksi Bakal Menyebar ke Berbagai Negara 3 Bulan ke Depan

Bagi masyarakat, dia mengharapkan untuk tidak lengah.

"Dan yang belum vaksin diharapkan untuk segera vaksin. Untuk melakuakan pencegahan awal," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved