Breaking News:

Kabupaten Tangerang

Ribut Soal Kepemilikan Lahan Hingga Timbulkan Kerusakan, Dua Pria di Kabupaten Tangerang Ditangkap

Dua pria ditangkap polisi karena melakukan kerusakan di pekarangan orang lain tanpa izin.

TRIBUNTANGERANG/ANDIKA PANDUWINATA
Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten meringkus 2 orang pria masing-masing berinisial ES dan SA. Keduanya ditangkap karena disangka memasuki dan melakukan pengrusakan pekarangan orang lain tanpa izin. 

TRIBUNBANTEN.COM - Dua pria ditangkap polisi karena melakukan kerusakan di pekarangan orang lain tanpa izin.

Melansir Tribun Tangerang, dua pria berinisial ES dan SA itu ditangkap oleh kajaran Polresta Tangerang Polda Banten.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menerangkan, peristiwa perusakan terjadi di Jalan Cibarengkok, Desa Peusar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. 

Baca juga: Bikin Geger Satu Lapas Gunung Sindur, Habib Bahar Ribut dengan Ryan Jombang Gegara Uang

Saat itu, pemilik lahan bernama Rahmana sedang melihat tanah miliknya.

"Di lokasi, korban melihat 2 orang pria yang merusak plang pengumuman bahwa tanah itu dijual dan juga merusak pagar," kata Wahyu di Gedung Presisi Polresta Tangerang, Minggu (5/12/2021).

Baca juga: Warga Keluhkan Jalan Akses Menuju Terminal Pakupatan Rusak, Begini Jawaban Wakil Wali Kota Serang

Korban kemudian berusaha melarang 2 pria itu. Namun kedua pria yakni tersangka ES dan SA tetap melakukan pengrusakan dengan dalih bahwa tanah itu adalah milik mereka.

Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten meringkus 2 orang pria masing-masing berinisial ES dan SA. Keduanya ditangkap karena disangka memasuki dan melakukan pengrusakan pekarangan orang lain tanpa izin.
Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten meringkus 2 orang pria masing-masing berinisial ES dan SA. Keduanya ditangkap karena disangka memasuki dan melakukan pengrusakan pekarangan orang lain tanpa izin. (TRIBUNTANGERANG/ANDIKA PANDUWINATA)

Korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polresta Tangerang.

"Setelah melakukan penyelidikan dan memeriksa kelengkapan bukti-bukti kepemilikan, ES dan SA kami tangkap dan kini berstatus tersangka," ujar Wahyu.

Tersangka ES dan SA dijerat Pasal 170 KUHP dan 406 KUHP dan/atau Pasal 167 KUHP karena diduga telah melakukan tindak pidana  pengrusakan terhadap barang secara bersama-sama.

Baca juga: Sopir Angkot Ditemukan Tak Bernyawa di Kuburan, Saksi Sempat Lihat Korban Ribut dengan Rekannya

Atau pengrusakan terhadap barang dan memasuki pekarangan orang lain tanpa izin yang berhak.

Baca juga: Ustaz di Tangerang Ditembak hingga Tewas Usai Salat Magrib, Diduga Pelakunya Memakai Atribut Ojol

Dari kasus itu, polisi mengamankan barang bukti berupa 4 buah plang, 1 bundel fotokopi fatwa waris, linggis, gergaji besi, dan fotokopi legalisir girik.

"Kasus ini masih terus kami dalami guna mengungkap kemungkinan adanya tersangka lain," ungkap Wahyu.

Artikel ini telah tayang di TribunTangeran.com dengan judul Mengaku Lahannya Miliknya dan Rusak Plang Tanah Dijual di Tangerang, Dua Pria Ditangkap Polisi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved