Breaking News:

Pandeglang

Ada 80 Warga dari 44 KK Terdampak Banjir Rob di Pandeglang, BPBD Siapkan 3 Lokasi untuk Mengungsi

Sebanyak 80 warga dari 44 Kepala Keluarga (KK) mengungsi akibat cuaca ekstrem dan banjir rob di Pandeglang.

Penulis: mildaniati | Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Istimewa
Warga Kampung Jongor, Desa Sidamukti, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang Banten, Senin (6/12/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Sebanyak 80 warga dari 44 Kepala Keluarga (KK) mengungsi akibat cuaca ekstrem dan banjir rob di Pandeglang.

Mereka berasal dari 3 RT Kampung Kalangsari, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kecamatan Panimbang dan Desa Sidamukti Kabupaten Pandeglang.

Berdasarkan informasi dari Danru Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten (BPBD) Pandeglang Wandi, warga yang mengungsi berasal dari RT 03, 04, 05 RW 07.

Baca juga: Terkena Banjir Rob Malam Ini, Warga Desa Sidamukti Pandeglang Mengungsi ke Masjid

Adapun lokasi warga mengungsi yaitu di kantor Kecamatan Labuan, Panimbang dan kantor desa Sidamukti.

Beberapa lokasi yang terkena gelombang tinggi yaitu Kampung Batako, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Pantai Galau Desa Cigondang, Desa Caringin, Kecamatan Sukaresmi Desa Sidamukti, Kecamatan Carita Desa Sukarame dan Kecamatan Panimbang.

Baca juga: Ombak Besar Hantam Pesisir Pandeglang Malam Ini, Rumah Warga di Panimbang dan Labuan Kena Banjir Rob

Selanjutnya, Wandi dan jajarannya melaksanakan monitoring di lokasi Batako dan sekitar Kecamatan Labuan.

"Kami juga koordinasi dengan aparat desa dan Kecamatan, menyiapkan alat evakuai, tenda terkait hal ini," ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan, Selasa (7/12/2021).

Atas kejadian itu, dia mengimbau pada masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir pantai agar waspada.

Imbauan BMKG

Berdasarkan informasi yang diterima oleh TribunBanten.com dari BMKG terkait prakiraan cuaca Selasa (7/12/2021) pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat - Utara dengan kecepatan angin berkisar 8-25 knot.

Baca juga: Banjir Rob di Tirtayasa Kabupaten Serang, 20 Balita, 15 Lansia, dan 25 Anak-anak Terdampak

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 8-30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Selat Makassar bagian selatan, dan perairan selatan Ambon.

Area perairan dengan gelombang sangat tinggi (4.0 - 6.0 M) Selat Sunda bagian Barat dan Selatan Selat Sunda bagian Barat dan Selatan, Samudra Hindia Barat, Lampung Hingga Selatan Jawa Barat Laut Natuna Utara dan Samudra Pasifik Utara Halmahera.

Baca juga: Banjir Rob Terjang Kecamatan Kasemen, 30 Rumah Warga Terendam Banjir, BPBD : Tidak Ada Korban Jiwa

Perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti perahu nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).

  • Kapal togkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).
  • Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m).
  • Kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved