Breaking News:

Hal-hal Penting yang Perlu Diketahui soal Covid-19 Varian Omicron, Tingkat Penularan hingga Gejala

Poin-poin penting yang perlu diketahui tentang Covid-19 varian Omicron yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan.

Editor: Vega Dhini
Freepik
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron - Ini penjelasan Kemenkes soal varian baru Covid-19 Omicron, dari tingkat keparahan hingga dampak pada efikasi vaksin. 

TRIBUNBANTEN.COM - Poin-poin penting yang perlu Anda ketahui tentang Covid-19 varian Omicron yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan.

Hingga kini dunia masih berhadapan dengan pandemi Covid-19.

Protokol kesehatan yang ketat yang terus digalakkan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Ilustrasi pasien virus corona, pasien Covid-19
Ilustrasi pasien virus corona, pasien Covid-19 (SHUTTERSTOCK/FunKey Factory)

Masyarakat pun diimbau untuk patuh protokol kesehatan dan membatasi kegiatan-kegiatan yang bisa menjadi pemicu penularan virus corona.

Sejak awal kemunculannya, telah muncul berbagao varian dari Covid-19.

Virus corona penyebab Covid-19 telah bermutasi dan menyebabkan berbagai varian dengan gejala yang berbeda-beda.

Beberapa varian Covid-19 yang sempat meresahkan masyarakat adalah varian Alpha, Beta, Gamma, Delta, Epsilon, Zeta, Eta, Teta, Iota dan Kappa.

Terbaru, kini juga ditemukan Covid-19 varian Omicron.

Baca juga: Waspada! Ahli Virologi Prediksi Indonesia Hadapi Gelombang Ketiga Corona, Desember-Februari 2022

Baca juga: Kondisi Terkini Puluhan Siswa SMP dan Guru di Kota Tangerang yang Terinfeksi Corona

Baca juga: Waspada Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia, Ahli Virus Prediksi Terjadi di Desember 2021

Baca juga: Update Kasus Covid-19: Kota Serang Masuk Zona Kuning Penyebaran Virus Corona

Varian Omicron yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan ini oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ditetapkan sebagai Variant of Concern.

Varian B.1.1.529 pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 November 2021.

Situasi epidemiologis di Afrika Selatan ditandai dengan tiga puncak berbeda dalam kasus yang dilaporkan, yang terakhir didominasi varian Delta.

Dalam beberapa minggu terakhir, infeksi telah meningkat tajam, bertepatan dengan deteksi varian B.1.1.529.

Infeksi B.1.1.529 terkonfirmasi pertama yang diketahui berasal dari spesimen yang dikumpulkan pada 9 November 2021.

Karakteristik Omicron masih belum diketahui secara jelas dan lengkap.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved