Breaking News:

Catat Jadwalnya! Pemkab Serang Lelang 138 Kendaraan Bermotor Awal 2022, Roda Dua hingga Speedboat

Pihak Pemerintah Kabupaten Serang akan melelang 138 kendaraan bermotor pada awal 2022.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/DESIPURNAMA
Pihak Pemerintah Kabupaten Serang akan melelang 138 kendaraan bermotor pada awal 2022. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pihak Pemerintah Kabupaten Serang akan melelang 138 kendaraan bermotor pada awal 2022.

138 kendaraan bermotor itu terdiri dari 21 mobil, 109 motor, 6 roda tiga, 1 speedboat, dan 1 traktor.

Baca juga: Pemkab Serang Kerja Sama Bidang Pendidikan, Penelitan, dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan UGM

Kepala Bidang Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang Indra Gunawan, mengatakan upaya pelelangan kendaraan bermotor itu karena sudah tidak layak pakai.

"Iya baru rencana dilelangkan di bulan Januari-Februari mendatang," katanya saat ditemui BPKAD Kabupaten Serang, Jumat (10/12/2021).

Dia menilai, kendaraan bermotor itu sudah tua terutama kendaraan roda empat karena keluaran produksi tahun 2002 hingga 2003.

"Jumlah itu real aset randis (kendaraan dinas,-red) yang sudah ada di gudang kami. Di tiap-tiap OPD memang masih ada," katanya.

Pihaknya berencana untuk melakukan penarikan kembali. Namun memang untuk saat ini di off terlebih dahulu lantaran kurangnya lahan untuk menaruh kendaraan itu.

"Ini akan terus dilakukan penarikan, kami juga berharap jika memang ada kendaraan yang sudah tidak layak pakai maka segera diberikan ke kami untuk mengurangi beban anggaran juga," katanya.

Selain itu, ia pun menuturkan bahwa aset negara yang berbentuk seperti randis yang tidak layak pakai harus dihapuskan dengan cara dilelang.

“Nanti semua aset yang tak layak pakai itu dilelangkannya melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Jadi yang mengaturnya nanti pihak KPKNL,” katanya.

Baca juga: Beri Kesadaran Masyarakat, DPRD Kota Serang akan Lakukan Sidak Terkait Sampah di Sepang

Ia menegaskan, jika randis yang tidak layak pakai masih disimpan dan tidak segera dilelang maka akan menjadi beban bagi pemerintah kabupaten.

Hal itu disebabkan, Pemkab harus membayar pajak kendaraan setiap tahunnya.

"Dengan dilelangkannya randis tak layak itu, tentu saja beban APBD akan hilang dan bahkan menambah peningkatan terhadap PAD. Karena hasil lelang bakal masuk ke kas daerah,” tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved