Breaking News:

Staf Lab di Taiwan Terpapar Covid-19 Diduga Gara-gara Gigitan Tikus, Kini Kasusnya Sedang Diselediki

Seorang wanita berusia 20-an pekerja laboratorium di Taiwan terpapar Covid-19 diduga karena digigit tikus.

Shutterstock
Ilustrasi tikus di dalam rumah 

TRIBUNBANTEN.COM - Seorang wanita berusia 20-an pekerja laboratorium di Taiwan terpapar Covid-19 diduga karena digigit tikus.

Dilansir The Guardian, staf lab yang terpapar Covid-19 itu menjadi kasus infeksi lokal pertama Taiwan dalam lebih dari sebulan mencetak nol kasus. 

Kini Otoritas kesehatan  Taiwan pun tengah mencoba mendalami bagaimana staf lab di Academia Sinica itu dapat tertular virus.

Pejabat kesehatan telah mengonfirmasi pekerja laboratorium itu mendapat dua kali gigitan tikus yang terinfeksi virus.

Kendati demikian, otoritas masih mendalami apakah benar tikus itu sumber infeksi atau ada penyebab  Covid-19 lain di dalam lab sehingga menulari staf tersebut.

"Apakah itu dari tempat kerja atau komunitas, kami percaya kemungkinan infeksi dari tempat kerja lebih tinggi karena kami tidak memiliki infeksi yang dikonfirmasi di komunitas," kata Menteri Kesehatan, Chen Shih-chung, dikutip Tribunnews Sabtu (11/12/2021).

"Untuk di dalam tempat kerja, baik itu di kantor atau laboratorium, kami tentukan laboratorium memiliki risiko yang lebih tinggi."

"Tetapi apakah infeksi itu dari gigitan (tikus) atau lingkungan, kita perlu menyelidiki lebih lanjut," tambahnya.

Anak-anak di Taiwan mengenakan masker selama pandemi Covid-19.
Anak-anak di Taiwan mengenakan masker selama pandemi Covid-19. (East Asia Forum)

Baca juga: Cegah Kasus Covid-19 Baru, Razia Protokol Kesehatan akan Digelar di Wilayah Tangsel saat Nataru

Pekerja laboratorium itu tidak memiliki riwayat perjalanan baru-baru ini.

Dia juga sudah mendapat dua dosis vaksin Moderna.

Pusat Penelitian Genomik Academica Sinica, memiliki salah satu dari 18 laboratorium Biosafety Level-3  Taiwan, peringkat keamanan tertinggi kedua.

Penelitian yang dilakukan di sana termasuk mengumpulkan dan menyebarkan patogen, tes mikrobiologi dan imunologi berbasis sel, serta mengevaluasi kemanjuran vaksin dan bahan pembantu pada model hewan kecil, menurut situs webnya.

Taiwan sendiri mengonfirmasi kasus lokal terakhirnya pada 5 November lalu.

Terkait kasus Covid-19 di lingkungan lab, kini hampir 100 kontak dekat pekerja itu telah dilacak dan dikarantina.

Baca juga: Langkah Satgas Covid-19 Cegah Varian Omicron, Mulai dari Fasilitas RS Hingga Aturan Perjalanan

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved