Breaking News:

Polisi Jelaskan Alasan Ipda OS Belum Ditahan Terkait Kasus Penembakan 2 Orang di Exit Tol Bintaro

Polisi Jelaskan Alasan Ipda OS Belum Ditahan Terkait Kasus Penembakan 2 Orang di Exit Tol Bintaro

Editor: Ahmad Haris
Instagram @humas.poldametrojaya
Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol E Zulpan 

TRIBUNBANTEN.COM -Pelaku kasus penembakan di Exit Tol Bintaro Ipda OS  hingga kini masih belum ditahan oleh aparat.

Ipda OS sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya pada kasus penembakan di Exit Tol Bintaro.

Akan tetapi, Polda Metro Jaya hingga kini masih belum melakukan penahanan terhadap  Ipda OS.

Kasus ini telah belangsung selama dua pekan.

Tapi tidak kunjung membuat Polda Metro Jaya menerbitkan surat perintah penahanan kepada Ipda OS atas penembakan terhadap PP dan MA.

Baca juga: Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Polisi Ketahui Identitas Kendaraan Pelaku

Kapala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, penahanan terhadap Ipda OS merupakan kewenangan penyidik.

Dalam hal ini, Ipda OS diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan juga Bid Propam Polda Metro Jaya.

"Kewenangan penyidik. Jadi semua keputusan itu kewenangan penuh penyidik," kata Zulpan kepada Tribunnews.com, Minggu (10/12/2021)

Meski begitu, Zulpan menyebut pemeriksaan terhadap Ipda OS masih dilakukan.

Ia memastikan proses pemeriksaan itu akan berjalan secara transparan dan profesional.

"Masih diperiksa penyidik, seperti kemarin saya katakan bahwa Ipda OS sudah dinonaktifkan dari Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya. Kini yang bersangkutan masih terus diperiksa terkait peristiwa itu," imbuh Zulpan.

Seperti diketahui, peristiwa yang terjadi pada 26 November 2021 lalu itu bermula dari laporan seorang pria berinisial O yang menghubungi Ipda OS karena merasa dibuntuti oleh seseorang sejak di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Pria yang menguntit O diketahui mengaku berprofesi sebagai wartawan yang sedang melakukan liputan investigasi karena menduga seorang pejabat DKI membawa wanita ke hotel tersebut.

O akhirnya diarahkan oleh Ipda OS untuk berkendara menuju Kantor Sat PJR 4 yang berlokasi di Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Sesampainya di lokasi tersebut, O sempat terlibat cekcok dengan pengemudi mobil Ayla yang menbuntutinya yang berisikan 4 orang penumpang.

Baca juga: RESMI PSSI Laporkan Dugaan Pengaturan Skor Perserang ke Polda Metro Jaya, Cari Sosok Mr X

Ipda OS sempat melepaskan tiga tembakan, tembakan pertama sebagai peringatan, sementara yang kedua dan ketiga diarahkan kepada 2 korban yakni PP dan MA.

Kedua korban ditembak karena diduga hendak menabrakan mobil ke Ipda OS.

Keduanya sempat dilarikan ke RS Pelni Jakarta Pusat untuk mendapatkan perawatan. Namun, nyawa seorang korban, PP, tak tertolong dan meninggal dunia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Penembakan 2 Orang di Exit Tol Bintaro, Polisi Jelaskan Alasan Ipda OS Belum Ditahan

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved