Breaking News:

Harga Cabai Merah di Pasar Rangkasbitung Rp 70.000 per Kg, Pembeli Mengurangi Belanjaan

Menjelang Natal dan tahun baru, harga daging ayam di Pasar Rangkasbitung, Lebak, naik.

Penulis: Nurandi | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Nurandi
Pedagang ayam potong di Pasar Raya Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (13/12/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Menjelang Natal dan tahun baru, harga daging ayam di Pasar Rangkasbitung, Lebak, naik.

Andi, pedagang daging ayam, mengaku kenaikan harga terjadi beberapa hari belakangan.

"Dari Rp 30.000 menjadi Rp 34.000," kata pria berusia 27 tahun ini di Pasar Rangkasbitung, Senin (13/12/2021).

Menurut dia, dampak dari kenaikan harga daging ayam adalah berkurangnya permintaan.

"Kenaikan harga terjadi karena ketersediaan ayam potong sedang kosong," ucapnya.

Baca juga: Tarif Cukai Rokok Naik 12 Persen pada 2022, Harga per Bungkus Tembus Rp 40.100

Selain daging ayam, harga cabai merah juga naik hingga menjadi Rp 70.000 per kilogram.

Harga cabai merah pada awalnya berkisar antara Rp 25.000 hingga Rp 30.000 per kilogram.

"Kenaikan harga cabai karena cuaca memasuki musim penghujan," kata Meti Agustiani, pedagang cabai di Pasar Rangkasbitung.

Adapun harga cabai hijau menjadi Rp 48.000 dari Rp 30.000 per kilogram.

Baca juga: Ditemukan Ceker dan Kepala Ayam Berformalin di Pasar Kota Tangerang, Pedagang Nakal Siap Kena Sanksi

"Untuk serapat harga cabai Rp 18.000 dari Rp 7.000-Rp 8.000," ujar ibu berusia 45 tahun ini.

Menurut dia, kenaikan harga cabai di Pasar Rangkasbitung sudah terjadi sejak dua minggu ini.

Kenaikan harga cabai pun berdampak pada berkurangnya penjualan.

"Biasa yang beli satu kilogram, kini hanya setengah. Yang setengah jadi seperempat," ucapnya.

Meti berharap harga cabai bisa kembali normal sehingga permintaan bisa meningkat lagi.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved