Breaking News:

Negara Rugi Rp 495 M dari Korupsi Izin Tambang, Tokoh Pemuda Minta Kejagung Serius Tangani Perkara

Tokoh pemuda Sulawesi Tenggara, La Ode Umar Bonte, mendorong Kejaksaan Agung (Kejagung) menuntaskan kasus korupsi di Dinas ESDM Sulawesi Tenggara

Editor: Glery Lazuardi
Istimewa
Tokoh pemuda Sulawesi Tenggara, Umar Bonte 

TRIBUNBANTEN.COM - Tokoh pemuda Sulawesi Tenggara, La Ode Umar Bonte, mendorong Kejaksaan Agung (Kejagung) menuntaskan kasus korupsi di Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara.

Sebelumnya, pihak Kejati Sultra telah menetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi izin penggunaan kawasan hutan dan penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Toshida Indonesia.

Mereka yaitu, Kepala Dinas ESDM setempat, Andi Azis, dan dua pejabat ESDM lainnya termasuk dua orang dari PT Toshida Indonesia karena terlibat dalam

"Secara pribadi saya meminta kepada Kejagung agar serius dalam menangani kasus ini," kata dia, dalam keterangan yang diterima, pada Rabu(15/12/2021).

Baca juga: Bersitegang Saat Sidang Korupsi Hibah Ponpes di Banten, Kuasa Hukum Terdakwa Tuding Saksi Ahli

Eks Plt Kabid Minerba, Yusmin, dan terbaru adalah Kepala Dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, Andi Azis ditetapkan tersangka karena dugaan korupsi yang diduga menimbulkan kerugian negara Rp 495.216.631.168.83.

Menurut dia, penetapan status tersangka kepada kadis dan jajarannya tidak akan menyelesaikan persoalan pengelolaan tambang di Sulawesi Tenggara.

Sebab, kata dia, persoalan tambang ini terjadi dan terdapat unsur merugikan negara, yang berarti juga merugikan daerah, dalam hal ini, Provinsi Sulawesi Tenggara.

"Saya kira, bukan hanya sekedar KNPI, partai atau apapun, kasus ini seharusnya menjadi perhatian dari seluruh warga Sulawesi Tenggara," tuturnya.

Baca juga: Sidang Korupsi Mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, Saksi Terima Tantangan Sumpah Mubahalah!

Sebelumnya, Penyidikan kasus korupsi berjemaah di dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara (Sultra) berlanjut.

Kali ini, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, menetapkan Kepala Dinas ESDM setempat, Andi Azis sebagai tersangka dalam kasus izin pertambangan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved