Breaking News:

Kota Tangerang

Penetapan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi Alat Kebersihan di RS Tangerang, Ini Penjelasan Kejari

Kejaksaan Negeri (kejari) Kota Tangerang, kembali menetapkan tersangka baru kasus pidana khusus korupsi pengadaan jasa cleaning service.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Sobrani Binzar tengah saat memberikan keterangan soal tiga tersangka baru kasus korupsi di Kota Tangerang, Kamis (16/12/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Kejaksaan Negeri (kejari) Kota Tangerang, kembali menetapkan tersangka baru kasus pidana khusus korupsi pengadaan jasa cleaning service.

Kasus tersebut terjadi di RS umum Pemerintah Sitanala milik Kementerian Kesehatan.

Melansir Tribun Jakarta, tiga tersangka baru itu, yakni AM, YS dan SRM.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Sobrani Binzar menerangkan, penetapan tersangka baru berdasarkan dua alat bukti yang disertakan dalam hasil pemeriksaan kejaksaan.

"Adapun terhadap masing-masing tersangka yaitu saudara AM, YS dan saudari SRM, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh tim Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Kota Tangerang," jelas Sobrani, Kamis (16/12/2021).

"Berdasarkan minimal dua alat bukti surat, pada tanggal 10 November 2021 yang lalu," sambungnya.

Baca juga: Negara Rugi Rp 495 M dari Korupsi Izin Tambang, Tokoh Pemuda Minta Kejagung Serius Tangani Perkara

Lenetapan tersangka tersebut merupakan bagian dari pengembangan kasus sebelumnya.

Yaitu Yazerdion Yatim (YY) dan terpidana Nasron Azizan (NA) yang masing-masing perkaranya telah memperoleh kekuatan hukum tetap dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Serang.

Baca juga: Bersitegang Saat Sidang Korupsi Hibah Ponpes di Banten, Kuasa Hukum Terdakwa Tuding Saksi Ahli

Sobrani menerangkan, masing-masing tersangka yaitu AM selaku Kuasa Pengguna Anggaran / KPA, YS selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan SRM selaku Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Baca juga: Cegah Korupsi, Pemkot Serang Bakal Pangkas Birokrasi yang Berbelit dan Banyak Ongkos

"Hari ini kita panggil ketiganya untuk diperiksa sebagai tersangka dalam dugaan keterlibatan ketiganya dalam tindak pidana korupsi pengadaan jasa cleaning service pada satuan kerja RSUP Sitanala, tahun anggaran 2018," papar Sobrani.

"Dari dugaan pidana korupsi itu, ditaksir menimbulkan kerugian Negara sebesar Rp. 655.407.050, yang dilakukan oleh tersangka," tambah dia lagi.

Baca juga: Gubernur Banten Serahkan DIPA Tahun 2022 Senilai 27,24 Triliun: Manfaatkan, Tapi Jangan Dikorupsi

Para tersangka disangkakan Pasal 2 atau pasal 3, juncto pasal 18 UU 231 tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU 20 tahun 2021 tentang Tipikor. Untuk adanya penambahan tersangka atau tidak Sobrani belum dapat memastikan.

"Ancaman penjara maksimal 20 tahun. Kita lihat nanti dipersidangan," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Tersangka Korupsi Alat Kebersihan Senilai Ratusan Juta Rupiah di Rumah Sakit Tangerang Bertambah

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved