Breaking News:

Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta Naik Rp 225.557 Jadi Rp 4.641.854, Gubernur Anies: Suatu Kelayakan

Anies mengaku menaikkan UMP 2022 menjadi 5,1 persen untuk menjunjung asas keadilan.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ilustrasi upah 

TRIBUNBANTEN.COM - Upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 2022 naik Rp 225.667 dibandingkan UMP 2021.

Dengan adanya kenaikan itu, UMP DKI Jakarta 2022 menjadi Rp 4.641.854.

Kenaikan sebesar 5,1 persen itu diputuskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies mengaku menaikkan UMP 2022 menjadi 5,1 persen untuk menjunjung asas keadilan.

"Saudara-saudara kita para pekerja dapat menggunakannya untuk keperluan sehari-hari, dibandingkan yang sebelumnya naik Rp 37.749," katanya lewat rilis yang diterima Tribunjakarta.com, Jumat (17/12/2021).

Baca juga: Ribuan Buruh Tangerang Berangkat ke Jakarta Tuntut Kenaikan Upah, Gabung dengan Buruh dari Jabodebek

Menurut dia, kebijakan ini diambil setelah adanya kajian ulang dan pembahasan kembali dengan semua pemangku kepentingan terkait.

"Yang lebih penting, melalui kenaikan UMP yang layak ini, kami berharap daya beli masyarakat atau pekerja tidak turun,” ujarnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut, keputusan ini diambil sebagai bentuk apresiasi Pemprov DKI terhadap pekerja yang turut berkontribusi dalam perekonomian ibu kota di masa pandemi.

Dia berharap roda perekonomian di ibu kota yang sempat ambruk imbas pandemi Covid-19 bisa segera pulih kembali.

"Kami menilai kenaikan 5,1 persen ini suatu kelayakan yang bisa diberikan kepada pekerja sesuai dengan kemampuan Pemprov DKI Jakarta," kata Anies.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved