Breaking News:

Vaksinasi Rendah, Pemkab Serang Minta Camat-Kades Turun Tangan, Bupati: Jika Tidak Sanggup, Mundur

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menuturkan bahwa bagi Camat maupun kepala desa yang tidak sanggup dalam mengatasi vaksinasi harus mundur.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat menjawab pertanyaan awak media di pendopo Bupati Serang beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menegaskan, bagi camat maupun kepala desa di Kabupaten Serang yang tidak sanggup dalam mengatasi vaksinasi, harus mundur.

Hal tersebut diungkapkannya saat rapat Forkompimda terkait vaksinasi, dan persiapan natal dan tahun baru di Pendopo Bupati Serang.

"Yang engga mampu yah harus mundur mau camat maupun kepala desa. Karena ini untuk kebaikan masyatakat bukan main-main," katanya, Senin (20/12/2021).

Hal tersebut lantaran capaian vaksinasi di Kabupaten Serang masih dibawa target nasional yakni sekitar 70 persen.

Baca juga: Miris! Masjid dan Tanah Kuburan Dijual, Dewan Masjid Indonesia: Masih Terjadi di Kota Serang

"Terkait vaksin, capaiannya perhari kemarin baru mencapai 60 persen, padahal yang dibuatkan dari pusatkan seharuskan kabupaten kota minimal mencapai 70 persen," ujarnya.

Berarti, lanjut Tatu, kita masih kurang sekitar 10 persen.

Ia mengungkapkan, selama ini vaksinasi dilakukan dari pihak kepolisian, TNI, BIN yang membantu Pemkab Serang, dan dari pihak lainnya.

Menurut Tatu, kepala dinas kesehatan harus mengelompokkan, Puskesmas mana saja mampu melakukan vaksinasi 200 hingga 400 vaksin dalam sehari.

"Makanya ada puskesmas yang sudah didorong, (vaksinasi-red) masih ada dibawah capaian, giliran ditanya kendalanya engga ada kendalanya," katanya.

Baca juga: Pilu Tukang Sayur di Kota Serang, Uang Pengajuan KUR Rp 50 Juta Miliknya Hilang

Menurutnya, dari sisa vaksin yang diambil oleh Forkompimda, sisanya harus diisi oleh Puskesmas, dan juga sangat penting adanya keterlibatan camat dan desa.

"Karena memang mereka ini bagian yang bertugas sebagai mobilisiasi masyarakatnya," katanya.

Maka, kata Tatu, kepala Desa dan camat harus turun mengumpulkan titiknya dimana, mau di berapa titik desa mana.

"Karena dia punya data yang valid, siapa yang sudah divaksin siapa yang belum, karena mereka punya perangkat RT dan RW," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved