Breaking News:

Antisipasi Tsunami Saat Nataru, BPBD Kabupaten Serang Tambah Titik Jalur Evakuasi di Anyer-Cinangka

Antisipasi Tsunami Saat Nataru, BPBD Kabupaten Serang Tambahkan Titik Jalur Evakuasi di Anyer-Cinangka

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukman saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang telah melakukan persiapan serta membuat titik jalur evakuasi penambahan di Kecamatan Cinangka dan Anyer yang merupakan perlintasan pantai terbuka.

Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecek ulang jalur evakuasi. Guna memastiakan kelayakannya.

Selain titik yang sudah ditentukan ada pula titik yang dibuat oleh masyarakat sekitar.

Baca juga: Pilu Gadis Tunawicara di Serang, Dicabuli Tetangganya Sendiri, Polisi dan P2TP2A Turun Tangan

"Sebenarnya masyarakat di sepanjang Anyer Cinangka sudah tahu betul kemana mereka harus evakuasi diri ketika bencana tsunami terjadi," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/12/2021).

Ia pun mengatakan bahwa jalur evakuasi saat ini ada sebanyak 14 titik dari yang sebelumnya hanya ada 7 jalur evakuasi.

"Kita  sudah lakukan monitoring ulang layak tidaknya dan ternyata masih layak," katanya.

Selain itu. Kata Nana, pihaknya pun telah menentuan titik evakuasi tambahan untuk memperbanyak titik evakuasi baik sementara maupun akhir.

Penambahan titik dilakukan agar masyarakat Anyer Cinangka tidak terfokus pada satu titik dan efisiensi waktu.

Selain itu, untuk mengurangi risiko banyak korban harus didukung dengan akses jalan dan titik evakuasi yang banyak serta kepadatan jumlah penduduk pun dilihat guna menambah jalur evakuasi.

Sedangkan masyarakat untuk sampai ke titik evakuasi dipastikan dibawah satu jam, dan semua tergantung ada di mana masyarakat tersebut pada saat kejadian.

Baca juga: Kisah Nyata! Monyet di India Bunuh 250 Anjing, Balas Dendam Karena Bayi Sang Monyet Dibunuh

"Makanya kita persiapkan banyak titik untuk tadi. Yang kesana kejauhan butuh waktu lama, untuk antisipasi kita coba titik baru," katanya.

Selain itu, kata Nanan dalam menentukan jalur evakuasi ini pihaknya turut melibatkan kepala desa, camat, pihak polsek dan Danramil. untuk ikut serta pula dalam sosialisasi dan meredam kepanikan masyarakat serta jalur evakuasi baru.

"Untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi kalau ada kekurangan dan harus segera disiapkan guna pencegahan awal," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved