Breaking News:

Virus Corona di Banten

Buat APD Sendiri, Cara Warga Kelurahan Papanggo Menangkap Peluang Saat Covid-19

Karang Taruna Kelurahan Papanggo mendapatkan pelatihan membuat face shield.

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Karang Taruna Kelurahan Papanggo 

TRIBUNBANTEN.COM - Karang Taruna Kelurahan Papanggo mampu menangkap peluang untuk membuat alat pelindung diri (APD). 

Hal ini dilakukan setelah mereka mendapatkan pelatihan membuat face shield dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Universitas 17 Agustus 1945 (UTA’45).

Baca juga: Meski Covid-19 Varian Omicron Belum Masuk ke Banten, Kadinkes Minta Masyarakat Tetap Ketatkan Prokes

Ketua Karang Taruna Kelurahan Papanggo Jakarta Utara Muhamad Safaat, mengatakan kegiatan ini bermanfaat untuk dilakukan di masa pandemi Covid-19.

Setelah menerima pelatihan, dia mengaku akan menyebarluaskan ilmu yang didapat kepada masyarakat lain.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat terutama bagi kami para pemuda. Sehingga kami bisa menyebarkannya ke masyarakat lain untuk mencegah penyebaran Covid-19," kata dia.

Untuk ke depan, dia mengaku akan mengembangkan di setiap unit kerja termasuk ke RT-RT agar dapat membuat produk face shield yang pelatihannya didapat oleh kampus UTA’45.

Penyuluhan 3M dan pelatihan pembuatan face shield ini dihadiri oleh puluhan pemuda dan pemudi dari Karang Taruna Papanggo, Jakarta Utara.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UTA’45 Jakarta, Sri Endah Susilowati menilai program yang dilakukan atas kerja sama UTA’45 dengan Ditjen Dikristek ini sangatlah positif.

Hal ini karena kampus sebagai lembaga pendidikan bisa melakukan edukasi kepada masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Menurut dia, program ini hasil kerja sama UTA’45 bersama Ditjen Dikristek.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved