Breaking News:

Desember Kelabu! Catatan Tragedi Tsunami di Indonesia: Tsunami di Banten 2018 Renggut 437 Jiwa

Indonesia merupakan wilayah rawan tsunami. Hal ini, karena aktivitas tektonik Indonesia merupakan salah satu yang paling aktif di dunia.

Penulis: Glery Lazuardi | Editor: Glery Lazuardi
Dok Kompas.com/AP
Pesisir barat Aceh yang tersapu tsunami pada 26 Desember 2004. 

TRIBUNBANTEN.COM - Indonesia merupakan wilayah rawan tsunami. Hal ini, karena aktivitas tektonik Indonesia merupakan salah satu yang paling aktif di dunia.

Kondisi tersebut menjadikan Indonesia rawan bencana gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung berapi.

Tepat pada 26 Desember pada 17 tahun yang lalu, tsunami terjadi di Samudera Hindia.

Pada pukul 07.58, terjadi gempa berskala 9,1–9,3 dalam skala kekuatan Momen dan IX (Violent) dalam skala intensitas Mercalli.

Gelombang tsunami yang tingginya mencapai 30 m menewaskan 230.000 – 280.000 jiwa di 14 negara dan menenggelamkan sejumlah permukiman pesisir.

Gempa dan tsunami ini merupakan salah satu bencana alam paling mematikan sepanjang sejarah. Indonesia adalah negara yang dampaknya paling parah selain Sri Lanka, India, dan Thailand.

Baca juga: Antisipasi Tsunami Saat Nataru, BPBD Kabupaten Serang Tambah Titik Jalur Evakuasi di Anyer-Cinangka

Kompas.com (Group TribunBanten.com), mencatat 7 tsunami terbesar di dunia.

Di mana dua di antaranya terjadi di Indonesia.

Yaitu, tsunami akibat letusan Krakatau Tsunami yang dipicu oleh letusan Gunung Krakatau termasuk salah satu tsunami terbesar di dunia.

Peristiwa dahsyat tersebut terjadi pada 27 Agustus 1883 dan memakan korban sebanyak 36.000 orang di Jawa bagian barat dan Sumatera bagian Selatan.

Kekuatan ombak yang begitu besar saat Tsunami ini terjadi mampu mendorong bongkahan karang seberat 600 ton ke tepi pantai.

Dan, gempa bumi pada 26 Desember 2004 yang terjadi di Aceh, Indonesia, menewaskan sekitar 230.000 orang (tidak hanya korban dari Indonesia), sebagian besarnya karena tsunami dan faktor-faktor lainnya.

Peristiwa ini dikenal dengan nama tsunami Samudra Hindia. Gelombangnya yang sangat besar mampu menyebar ke berbagai negara, salah satunya adalah Peru.

Bahkan, tsunami juga pernah terjadi di Banten pada 2018. Tepatnya pada 22 Desember 2018.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved