Breaking News:

Mengenal Apa Itu Delmicron, Gabungan Varian Delta & Omicron, Berbahayakah?

Covid-19 masih ada di bumi dan diduga masih akan terus bermutasi. Kini, disebut-sebut sudah ada varian baru bernama Delmicron.

Editor: Glery Lazuardi
freepik
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNBANTEN.COM - Covid-19 masih ada di bumi dan diduga masih akan terus bermutasi.

Kini, disebut-sebut sudah ada varian baru bernama Delmicron.

Delmicron adalah gabungan dari Delta dan Omicron.

Baca juga: Meski Covid-19 Varian Omicron Belum Masuk ke Banten, Kadinkes Minta Masyarakat Tetap Ketatkan Prokes

Dilansir dari India Times, Dr. Shashank Joshi, anggota gugus tugas Covid-19 Maharashtra India mengungkapkan temuan Delmicron.

Dia menduga lonjakan besar pada kasus Covid-19 di Eropa dan AS kemungkinan besar terjadi karena gabungan dua varian virus yang paling dominan saat ini, yaitu Delta dan Omicron.

Sistem kekebalan yang lemah, usia tua, daerah dengan tingkat vaksinasi yang rendah
serta penyakit bawaan bisa meningkatkan risiko tertular Delta dan Omicron.

Secara umum, pasien yang diserang gelombang Delmicron menderita gejala yang sama dengan varian Delta dan Omicron.

Di antaranya seperti suhu tubuh yang tinggi, batuk terus-menerus, kehilangan penciuman atau perasa, sakit kepala, pilek, dan sakit tenggorokan

Sejauh ini diketahui bahwa varian Delta menyebabkan gejala yang lebih parah.
Sementara Omicron cenderung menimbulkan gejala ringan atau tanpa gejala, tetapi bisa menular lebih cepat.

Menurut laporan IANS (Indo-Asian News Service), kombinasi dua varian tersebut di Eropa telah berdampak pada orang dengan gangguan kekebalan.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved