Breaking News:

Hari ini Polda Banten Ungkap Penangkapan Buruh, Ketua SPN Sebut 2 Perempuan dan 3 Pria Dijemput

Rencananya, Polda Banten akan menggelar konferensi pers terkait penangkapan tersebut.

Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
Buruh saat menggelar aksi di KP3B , Kota Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Polisi dikabarkan menangkap lima buruh buntut aksi unjuk rasa yang kemudian menduduki kantor Gubernur Banten.

Aksi menduduki ruang kerja Gubernur Banten Wahidin Halim itu saat buruh berunjuk rasa menuntut revisi upah minimum kota dan kabupaten (UMK) 2022 pada Rabu (22/12/2021).

Rencananya, Polda Banten akan menggelar konferensi pers terkait penangkapan tersebut.

Baca juga: 5 Orang Buruh Diamankan Polda Banten, Buntut Aksi Terobos dan Duduki Kantor Gubernur Banten

"Hasil pengungkapan akan disampaikan ke publik pada Senin (27/12/2021) di Mapolda Banten," demikian pesan yang masuk ke TribunBanten.com, Senin pagi.

Berdasarkan keterangan pesan itu, Polda Banten menangkap beberapa orang dari hasil laporan polisi (LP) pihak Gubernur Banten.

Adapun Ketua DPD SPN Provinsi Banten, Intan Indria Dewi, membenarkan adanya penangkapan.

"Betul sudah ada lima orang yang saat ini dijemput dari rumahnya, ke Polda Banten. Kemarin malam, pukul 19.14 dan 22.35," ujarnya kepada TribunBanten.com, Minggu (26/12/2021).

Baca juga: Buntut dari Aksi Anarkisme Buruh di Kantor Gubernur, Kasatpol PP Provinsi Banten Dicopot!

Menurut Intan, lima orang tersebut terdiri atas satu orang berasal dari Cilegon dan empat orang lainnya dari Tangerang.

Lima buruh itu dua perempuan dan tiga pria.

Intan menjelaskan bahwa penangkapan ini dilakukan oleh Polda Banten.

Kemudian upaya yang dilakukan buruh saat ini, kata Intan, pihaknya telah membentuk tim kuasa hukum.

"Tim kuasa hukum ini, akan melakukan pendampingan dan pembelaan terhadap anggota kita yang saat ini akan diperiksa oleh penyidik," ucapnya.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan langkah-langkah antisipatif lainnya dan berkonsolidasi untuk merencanakan strategi.

"Dalam menangani dan juga melakukan perlawanan terhadap laporan yang dilakukan oleh tim kuasa hukum Pak WH," katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved